Askot PSSI Padang Gelar Kompetisi Antar Klub

Ketua Askot PSSI Kota Padang, Mastilizal Ye foto bersama mantan pelatih Nasional Nilmaizar. (ist)

PADANG, MJ News. Asosiasi Kota (Askot) PSSI Padang bakal bergulir kompetisi, rencananya kompetisi akan digulir pertengahan Februari 2020 mendatang,pada panitia pelaksana (panpel) dari bidang kompetisi telah membuka pendaftaran mulai 23 Januari lalu hingga 10 Februari mendatang. Rencananya, "kick-off" pada tanggal 16 Februari 2020 dengan partai pembukanya di Stadion H. Agus Salim, Padang.

Exco PSSI Padang Bidang Kompetisi, Afdal Yusra mengatakan. Kompetisi antar klub-klub sepakbola di Kota Padang adalah program kerja utama Askot PSSI Padang kepengurusan Mastilizal "Aye" dan kawan-kawan periode 2019-2023.

Regulasinya diperuntukan bagi siapa saja yang berminat dengan catatan memenuhi ketentuan dan syarat syarat registrasi. "Kita memulainya dari nol kembali. Karena selama ini kompetisi di lingkungan Askot PSSI Padang sudah vakum cukup lama," ujar Afdal kepada wartawan, Rabu (29/1/2020)

Mantan legenda PS Semen Padang era Galatama, kompetisi sepakbola semi profesional Indonesia masa lalu, tidak menampik soal keberadaan klub-klub yang telah ada serta merupakan voters Askot PSSI Padang.

Tetapi panpel juga ingin mengakomodir klub lainnya yang ingin ikut serta dengan alasan tujuan utama digelarnya kompetisi internal Askot PSSI Padang sebagai wadah dan ruang untuk pesepakbola-pesepakbola produktif dalam menjaga performa masing-masing.

"Piramida kompetisi resmi PSSI dimulainya dari Liga 3 Indonesia, Liga 2 dan Liga 1. Jenjangnya jelas. Liga 3 dilaksanakan mulai tingkat provinsi, regional, nasional dan diakhiri promosi ke kompetisi profesional Liga 2," terangnya.

Dia menambahkan ini tentu tidak sama dengan kewenangan Askot/Askab." Namun, kita juga akan gelar kompetisi supaya pemain-pemain yang ada dan nantinya mungkin memperkuat tim-tim Liga 3 tingkat Asprov, performanya bisa terjaga," tambahnya.

Untuk dapat menjadi kontestan kompetisi Askot PSSI Padang, pihak klub mesti memberikan data-data, yaitu nama klub, alamat dan tempat latihan, kepengurusan yaitu ketua umum, sekretaris, menejer, ofisial tim (pelatih dan lain-lain) serta daftar pemain. Kemudian menandatangani surat pernyataan diatas materei, membayar uang kompetisi, Rp 2,5 juta.

Menyoal regulasi pemain adalah usia bebas. Cuma, aturan khusus yakni terkait tiga pemain kelahiran 1998 dan seterusnya yang wajib di mainkan dalam "starting eleven". "Format kompetisi tergantung jumlah tim yang syah menjadi peserta. Kalau tim peserta sedikit, kompetisi penuh. Seandainya banyak, kemungkinan setengah kompetisi. Kita situasi dan kondisi terakhir total tim yang mendaftar," jelasnya.

Terpisah, Ketua Askot PSSI Kota Padang, Mastilizal Ye mengharapkan penggiat-penggiat persepakbolaan Kota Padang bersama-sama menyukseskan program kerja organisasi yang dia pimpin saat ini.

"Maksud dan tujuan kami pengurus baik. Setiap tahun punya kompetisi internal dan teratur. Perlahan kita menyinkronkan dengan agenda kompetisi resmi PSSI Pusat, terutama Liga 3 tingkat Asprov PSSI Sumbar," pungkasnya seperti dikutip dari Sumbar Post. (*/eds)
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama