BAPD Pasaman Barat Targetkan PAD Rp142 Miliar Lebih

loading...


SIMPANG EMPAT, MJ News - Badan Aset dan Pendapatan Daerah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) menargetkan sekitar Rp142 miliar lebih Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang akan dicapai pada tahun 2020.

Kepala Bidang Pendapatan I Badan Aset dan Pendapatan Daerah Pasaman Barat, Noperiadi di Simpang Empat, Selasa (4/2/2020) mengatakan, total rinciannya kita menar-getkan PAD Rp142,978 miliar. Mudah-mudahan tercapai nantinya.

Menurutnya, target PAD itu bersumber dari empat sumber yakni pertama dari pajak daerah senilai Rp34 miliar lebih yang terdiri dari pajak hotel, pajak restoran, pergelaran seni, pertandingan olah raga, karaoke dan pajak.

Kemudian reklame, pajak penerangan jalan sumber lain, pajak mineral, pajak air tanah, pajak sarang burung walet, PBB dan BPHTP.

Sumber kedua dari retribusi daerah senilai Rp8 miliar lebih yang bersumber dari retribusi kekayaaan daerah, retribusi IMB, retribusi pelayanan pasar ternak, retribusi pemeriksaan kesehatan hewan, retribusi parkir, keur dan terminal.

Selain itu dari pajak izin trayek, pelayanan pelabuhan, kebersihan, menara telekomunikasi, puskesmas, pemeriksaan kesehatan haji, JKN, alat pemadam kebakaran.

Sumber ketiga dari pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp5,7 miliar lebih yang bersumber dari bagian laba perusahaan milik daerah, laba atas pernyataan modal pada BPR swadaya anak nagari dan bagian laba pernyataan modal BPR syariah mentari.

Sumber keempat dari lain-lain PAD yang sah senilai Rp95 miliar lebih yang bersumber dari penjualan hasil perkebunan pemda, penerimaan jasa giro, pendapatan bunga deposito, denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan dan hasil eksekusi jaminan atas pelaksanaan pekerjaan serta pendapatan lainnya.

“Dibandingkan tahun lalu kita menargetkan naik PAD untuk tahun ini sebesar Rp100 juta,” sebutnya.

Ia menyebutkan kepada wajib pajak agar meningkatkan kesadaran dalam membayar pajak karena pihaknya akan terus menagih sampai dapat.

“Kepada petugas di lapangan agar aktif memungut PAD yang ada. Selain itu agar instansi terkait agar lebih aktif untuk mencapai target yang telah ditetapkan,” ajaknya.

Pihaknya mengharapkan dukungan semua pihak dalam upaya meningkatkan PAD Pasaman Barat ini. Sebab, tanpa dukungan pihak maka target yang dibebankan tidak akan tercapai. (rel)




 

Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama