Pesona Kilauan Pesisir Piaman

Pulau Angso Duo Kota Pariaman dilihat dari udara
Pulau Angso Duo di Kota Pariaman dilihat dari udara.

Pantai di sepanjang pesisir Piaman merupakan salah satu deretan pantai yang terkenal di Sumatera Barat. Tidak hanya pesona keindahannya saja, kulinernya pun menggugah selera.

Pantai Gandoriah dan Pulau Angso Duo








Pantai Gandoriah dan Pulau Angso Duo misalnya. Tiap akhir pekan pantai ini selalu ramai dikunjungi wisatawan. Hal ini didukung dengan transportasi yang mudah dari Kota Padang. Setiap hari ada jadwal kereta api ke Kota Pariaman dengan stasiun akhirnya berada persis di depan pantai ini.

Cukup mudahnya akses menuju pantai indah ini membuat para wisatawan serta para petualang dengan mudah untuk sampai di sana. Oleh karena itu, tidak heran jika menjelang dan saat akhir pekan, pantai ini selalu ramai oleh para pengunjung.

Di pantai ini wisatawan serta para petualang akan dimanjakan dengan pemandangan laut yang indah, taman, dan pilihan tempat untuk bersantai dan garis pantai yang cukup luas, bahkan bisa untuk bermain sepakbola pantai dan voli pantai.

Selain itu, di Pantai Gandoriah sering juga mengadakan pentas seni yang disemarakkan oleh berbagai kelompok seni dari daerah ini. Hal tersebut tentu mengundang berbagai petualang untuk datang ke sini.

Sementara Pulau Angso Duo merupakan satu dari enam pulau di pantai Pariaman yang jaraknya 2 mil dari tepi pantai atau membutuhkan 15 menit perjalanan menggunakan boat atau kapal nelayan yang bisa disewa pulang dan pergi.

Pulau Angso Duo sangat cocok wisatawan dengan keluarga yang ingin pergi berliburan atau sekadar melepaskan penat dari rutinitas pekerjaan.

Di sana pengunjung bisa melakukan berbagai aktivitas mulai dari bermain air, snockling, atau sekadar main pasir dan riak ombak sambil menikmati lalu lalang para nelayan di pantai.

Memiliki luas lebih dari lima hektare di dalamnya tumbuh beranekaragam tumbuhan khas perairan, mangrove, dan aneka tumbuhan semak belukar.

Pantai Kata







Kemudian Pantai Kata letaknya tidak jauh dari Pantai Gandoriah. Pantai Kata merupakan singkatan dari Pantai Karan Aur-Taluak, karena pantai ini memang berada di dua kelurahan itu. Di Pantai Kata pengunjung akan di manjakan dengan taman pinus yang menyejukkan mata. Jangan takut perut keroncongan, karena sea food dan makanan khas Pariaman juga bisa ditemukan di pantai ini. Keunikan pantai ini dengan hutan pinus di pinggirnya merupakan salah satu daya tarik utama, lho.

Pantai Tiram











Selanjutnya Pantai Tiram yang terletak di Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman. Selain banyak menyediakan kuliner masakan Padang dengan sea food segarnya, pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan pantai melewati muara yang airnya tergantung pada pasang surut pantai dengan jembatan.

Pantai ini satu jalur dengan Pantai Kata dan Pantai Gandoriah yang bisa ditempuh melewati jalur alternatif dari bandara dengan pemandangan pantai sepanjang perjalanan.

Pantai Arta





Ada juga Pantai Arta yang tidak seperti pantai-pantai sebelumnya yang terletak di jalan raya Padang-Lubuk Basung. Tak jauh berbeda dengan pantai-pantai sebelumnya, pantai ini juga menawari kuliner khas Sumatera Barat dengan sea food segarnya, hanya saja pantai ini tidak seramai pantai sebelumnya selain karena lokasinya yang jauh dibanding pantai-pantai sebelumnya.

Pengelolaan Pantai ini masih dikelola warga sekitar sehingga masih butuh peningkatan fasilitas, namun pantai ini menjadi salah satu destinasi wisata di sana apalagi libur-libur panjang dan libur lebaran pantai ini selalu ramai.

Pantai ini memiliki dua lokasi pintu masuk yakni Pantai Arta satu dan dua yang bisa menjadi alternatif wisata di Pariaman.

Penangkaran Penyu





Jangan lewatkan, penangkaran penyu terletak di Kota Pariaman dan tidak jauh dari Pantai Gandoriah yakni kelurahan Ampalu, Kecamatan Pariaman Selatan.

Di spot petualangan ini, petualang dan para wisatawan dapat mengetahui bagaimana siklus kehidupan penyu. Di sini juga dapat ikut membantu mereka untuk kembali lagi ke laut setelah menetas. Mulai dari penetasan, pembesaran sampai dengan pelepasan pengunjung akan melihat prosesnya di tempat ini.

Sampai saat ini ada tiga penyu yang dilestarikan disini yaitu penyu Lekang, penyu Sisik, dan penyu Tukik. Semoga kedepannya lebih banyak lagi jenis penyu yang bisa dilestarikan untuk menjaga kehidupan penyu.

Di belakang Unit Pelaksana Teknis (UPT) Konservasi Penyu di Pantai Apar, Pariaman, . Unit Pelaksana Teknis (UPT) konservasi Penyu di bawah Dinas Kelautan dan Perikanan, Sumatera Barat tersebut terdapat taman wisata mangrove yang mulai ramai dikunjungi wisatawan sejak ada jalur trekking yang dibangun sepanjang 50 meter dengan lebar satu setengah meter di areal lima hektare hutan bakau.

Trekking trek dari kayu rasak dengan ketinggian sekitar dua meter ini dibangun pegiat wisata ekologi Tabuik Diving Club yang menjadi mitra konservasi Unit Konservasi Penyu di Pariaman dengan bantuan pendanaan dari CSR PT.Pertamina. Diresmikan pemakaiannya akhir Desember 2017 lalu.

Ribuan bakau yang subur yang dijadikan taman mangrove itu sebagian besar adalah hasil penanaman yang dimulai sejak 2011 yang dilakukan anggota Tabuik Diving Club.


Dulunya rawa-rawa seluas lima hektare itu hanya ditumbuhi nipah dan nyaris rawa yang gundul. Selain menanam sendiri, Tabuik Diving Club juga mengajak wisatawan yang datang ikut menanam bakau untuk menghijaukan kawasan itu.

Taman Anas Malik






Kunjungi juga Taman Anas Malik yang berada di Pantai Cermin (Pantai Lohong). Taman ini dilengkapi dengan miniatur rumah kayu yang dibangun Pemerintah Kota Pariaman untuk sarana bermain anak-anak.
Ramah untuk berwisata keluarga.

Nama Taman ini diambil dari nama Bupati Padang Pariaman periode 1980-1990 Anas Malik. Banyak jajanan kuliner khas Pariaman di sekitar taman ini. Misalnya salam lauk, yang dijual dengan harga yang cukup terjangkau.

Selamat menikmati! (*/eds)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama