Warga Kampung Dua Mahakarya Berharap Jembatan Gantung Diperbaiki


SIMPANG EMPAT, MJ News - Warga Kampung Dua Mahakarya, Nagari Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, mengharapkan jembatan gantung di daerah itu bisa diperbaiki karena kondisinya sudah memprihatinkan.

Seorang warga, Sum (50), Selasa (4/2/2020) mengatakan, jembatan gantung ini sudah berusia belasan tahun. Kondisinya saat ini memprihatinkan dan bisa mengancam pengendara yang melewati jembatan ini.

Menurut dia, jembatan gantung itu merupakan satu-satunya akses masyarakat di daerah itu menyeberangi Batang Ampu untukmembawa hasil kebun masyarakat berupa kelapa sawit, jagung, kacang-kacang, pepaya dan lainnya.

“Jembatan ini sudah mulai keropos dan jika dibiarkan terus maka bisa mengancam keselamatan pengguna,” ujarnya.

Pantauan di lapangan, kondisi jembatan itu memang sudah mulai mengkhawatirkan. Terlihat tapak jembatan mulai terkikis air Batang Ampu.

Panjang jembatan sekitar 20 meter dan lebar jembatan sekitar dua meter dan terlihat mulai lapuk dan berkarat.

Lantai jembatan dari papan juga sudah mulai lapuk dan kawat atau sling jembatan juga sudah berkarat dan sudah tidak kokoh lagi.

Bila ada mobil pick up atau kendaraan membawa kelapa sawit melewati jembatan itu maka terlihat getaran dan ayunan jembatan yang sangat mengkhawatirkan dan seolah-olah sling jembatan akan mau putus.

“Memang jika ada mobil membawa kelapa sawit, bentuk jembatan seolah-olah mau putus,” ujar warga lainnya, Jamil, seperti dikutip dari antarasumbar.

Ia berharap kepada pemerintah agar dapat memperbaiki jembatan gantung ini. Kalau perlu dibangunkan jembatan permanen pengganti jembatan gantung itu.

“Mudah-mudahan jembatan ini cepat diperbaiki. Jangan hendaknya ada korban dulu baru jembatan ini diperbaiki,” katanya. (*/eds)
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama