Duet Menjanjikan Wander Luiz dan Geoffrey Castillion di Persib Bandung

loading...

Striker Persib Bandung Wander Luiz merayakan golnya ke gawang Persela Lamongan pada pekan pertama Shopee Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (1/3/2020). (ist)

Jakarta, MJ News - Shopee Liga 1 2020 tampaknya akan memiliki idola baru. Laiknya musim-musim sebelumnya, selalu saja muncul duet penyerang maut.

Saat ini, hingga pekan kedua Liga 1 2020, duet Geoffrey Castillion dan Wander Luiz masih menguasai statistik daftar pencetak gol. Keduanya telah melesakkan empat gol.

Wander Luiz sukses memborong tiga gol, sedangkan Castillion baru mencetak satu gol. Total, Persib Bandung telah membobol gawang lawan sebanyak 5 kali, di mana satu gol sisanya merupakan gol bunuh diri pemain Arema FC, Syaiful Indra Cahya.

Madura United yang mengandalkan duet Bruno Matos dan Beto Goncalves mengancam dengan total tiga gol. Beto mencetak dua gol, Bruno satu gol. Torehan itu masih bisa bertambah karena Madura United akan bersua Persiraja Banda Aceh pada Senin (9/3/2020).

Melihat kembali Shopee Liga 1 2019 kemarin, sudah ada duet maut yang tersebar. PSS Sleman misalnya, memiliki Yevhen Bokashvili dan Brian Ferreira yang sanggup mengoyak jala gawang lawan sebanyak 25 kali.

Dari Bari United, ada duet Melvin Platje dan Ilija Spasojevic dengan torehan 26 gol, jumlah yang sama yang didapat duo Alex Goncalves dan Rafinha.

Madura United yang selalu mengirimkan satu pemainnya di jajaran top scorer Liga 1 dalam dua musim belakangan juga memiliki duet maut dalam diri Beto Goncalves dan Aleksandar Rakic.

Yang tak disangka, ada duet Marko Simic dan Heri 'Hersus' Susanto yang mampu melesakkan 31 gol meski Simic lebih mendominasi dengan torehan 28 golnya.

Wander Luiz dan Geoffrey merupakan pemain anyar Persib musim ini. Sempat melakukan seleksi dengan sejumlah stirker lainnya, Persib akhirnya memilih kedua pemain berbeda negara itu, Luiz dari Brasil, sementara Geoffrey dari Belanda.

Meski baru bergabung, Luiz dan Geoffrey seakan tidak canggung dengan sepak bola Indonesia dan langsung bisa nyetel, baik secara tim mau pun individu. Buat Persib, kehilangan Ezequiel Ndouassel dan Nick Kuipers atau Jonathan Baumann pada Shopee Liga 1 2020 tak akan disesali berlarut-larut.

Bisa Jadi Trio?

Lini serang Persib tak cuma diisi Luiz dan Geoffrey saja. Di bangku cadangan, masih ada nama Zulham Zamrun dan Beni Oktovianto.

Mundur ke lini tengah, ada Febri Hariyadi dan Esteban Vizcarra yang sering naik membantu lini tengah. Bukan tidak mungkin, bukan cuma duet Luiz-Geoffrey saja yang bakal memesona sepanjang musim, tapi juga trio Persib.

Jika menilik pada musim-musim sebelumnya, Liga Indonesia kerap kali memunculkan trio berbahaya. Mundur jauh ke belakang, tepatnya tahun 2006, Persik Kediri memiliki trio Christian Gonzales, Budi Suudarsono, dan Danilo Fernando.

Sebanyak 42 gol dari 61 gol Persik pada 2006 silam merupakan kombinasi ketiga pemain tersebut. Kemudian masuk lagi Ronald Fagundez yang makin mempertajam lini serang tim berjulukan Macan Putih tersebut.

Tridente Ernest Jeremiah, Alberto 'Beto' Goncalves, dan Boaz Solossa pada 2008 silam juga membuat lawan Persipura Jayapura selalu gentar. Bayangkan saja, Boaz berhasil melesakkan 28 gol pada musim tersebut, disusul Beto dengan 23 gol, dan torehan 17 gol dari Ernest Jeremiah. Demikian merdeka.com(*)




 

Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama