Hutan Sei Lareh, Padang Terbakar

loading...


PADANG, MJ News - Musim kemarau disertai angin kencang sangat rentan terjadi kebakaran, termasuk kebakaran hutan dan lahan. Seperti terjadi di lahan seluas lebih kurang 1,5 hektare di Lubuk Gajah Sei Lareh Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Minggu (23/2/2020).

Beruntung lahan yang berada diperbukitan tersebut tidak menyebar kerumah-rumah warga yang hanya berjarak 10 meter dari lahan yang terbakar tersebut.

Informasi yang didapat, kebakaran lahan itu diduga disebabkan adanya sekam api didalam tumpukan kayu. Selain itu, faktor cuaca panas juga menjadi salah satu oemicu terjadinya kebakaran lahan tersebut.

Salah seorang warga, Zal (47) mengatakan, kebakaran lahan di bukit Lubuk Gajah tersebut terjadi sekitar pukul 14.00. Dia mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab kebakaran, namun dari kejauhan dirinya melihat kobaran api dari atas bukit dan langsung menuju lokasi.

Kebakaran lahan perbukitan tersebut membuat masyarakat yang tinggal berdekatan dengan lahan panik dan berupaya memadamkan api yang mulai mendekat ke area pemungkiman.

“Sebelum petugas pemadam kebakaran datang, masyarakat sekitar mencoba memadamkan api dengan ember yang berisi air. Jarak antara api dengan rumah warga hanya tinggal 10 meter saja,” terangnya.

Dia menambahkan, beruntung petugas pemadam kebakaran cepat datang sehingga api bisa dipadamkan dan tidak menjalar kerumah-rumah warga. Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam kebakaran Kota Padang, Basrik mengatakan, pihaknya menerjunkan 5 unit mobil armada Damkar ke lokasi kebakaran untuk melakukan pemadaman.

“Kita turunkan personel secara maksimal karena objek yang terbakar merupakan lahan perbukitan yang berdekatan dengan rumah warga. Jadi untuk mengantisipasi menjalarnya api kami kerahkan lebih banyak personil,” ujarnya.

Dikatakan Basril, lahan perbukitan yang terbakar memiliki luas lebih kurang 1,5 hektare yang didominasi oleh tanaman pakis yang kering akibat cuaca panasyang terjadi beberapa hari terakhir ini.

Saat proses pemadaman sambung Basril, petugas mengalami kendala karena objek yang terbakar berada diperbukitan yang memiliki kemiringan yang cukup terjal, sehingga petugas harus berhati-hati menuju ke lokasi. (*/sp)




 

Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama