RSPI Sulianti Saroso Kembali Terima Dua Pasien Dalam Pengawasan Virus Corona

loading...

RSPI Sulianti Saroso.

Jakarta, MJ News - Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof dr Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, kembali menerima dua orang pasien. Total saat ini 11 pasien dan seluruh ruangan telah terisi seluruhnya.

"Kemarin pagi ada 11 pasien, kemudian pulang seperti kita ketahui kemarin ada pasien nomor urut 02 dan nomor urut 23 itu kemarin sudah diperbolehkan pulang. Sehingga pasien berkurang 2, tetapi kemudian siang hari dan malam masuk ke dua pasien lagi jadi kondisi saat ini kembali penuh 11 pasien di ruang isolasi, 7 di antaranya adalah pasien sudah konfirm positif Covid-19, berarti sisanya yang 4 masih statusnya PDP kami menunggu hasil pemeriksaan laboratorium Dari keempat pasien ini," kata dr Spesialis Anak RSPI, Dyani Kusumowardhani, di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Selasa (17/3/2020).

"Kalau pasien baru dirawat berarti Pasien Dalam Pengawasan (PDP)," sambungnya kondisi dua pasien baru.

Menurut dia, seluruh pasien yang dirawat di RSPI dalam kondisi sehat. Bahkan tak ada satu pun menggunakan mesin ventilator.

"Tetapi hanya masih ada keluhan-keluhan masih ada yang demam, masih ada yang batuk, tetapi tidak ada yang berat Alhamdulillah itu kondisi per pagi," ujar dia.

Pasien Positif Corona Terus Bertambah, RSPI Siapkan 15 Tempat Tidur
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto mengatakan, saat ini sudah ada 172 orang per selasa (17/3) yang positif Corona. Pasien terbanyak dari DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tenggah hingga Kepulauan Riau.

Atas naiknya jumlah pasien yang positif Corona, Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof dr Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, akan menambah 15 tempat tidur di ruangan isolasi.

"Sesuai rencana yang kemarin sudah disampaikan, akan ada kira-kira 15 tempat tidur lagi untuk bisa dipakai pasien-pasien terkait Covid-19 ini," kata dr Spesialis Anak RSPI, Dyani Kusumowardhani, di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Selasa (17/3/2020) seperti ditulis merdeka.com.

Meskipun akan ditambah tempat tidur, Dyani berharap tak ada lagi korban bertambah akan wabah ini.

"InsyaAllah besok sudah bisa ada tambahan ruangan untuk pasien pasien lainnya," katanya.

Sebelumnya, pemerintah menyebut bahwa kedepannya akan ada penambahan pasien positif virus corona (COVID-19), yang jumlahnya cukup signifikan. Hal itu disebabkan penelusuran (tracing) yang dilakukan pemerintah kepada orang-orang yang pernah berkontak dengan pasien positif.

"Kita menyadari bahwa akan terjadi penambahan pasien yang cukup signifikan nantinya. Ini disebabkan tracing yang aktif kami lakukan," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto dalam konferensi pers yang disiarkan di YouTube BNPB, Selasa (17/3/2020).

Untuk itu, dia pun meminta agar orang-orang yang pernah berkontak langsung dengan pasien positif corona agar dapat melakukan tes kesehatan. Hal ini untuk mencegah penyebaran virus corona.

"Beberapa di antara mereka ada yang diputuskan dilakukan swab (usap lendir) dalam rangka pemeriksaan virus dan ada yang tidak diarahkan swab," ujar Yurianto.

"Tapi seluruhnya akan kami awasi. Paling tidak untuk pahami COVID-19 ini apa dan bagaimana mencegahnya," sambung Yurianto. (*)




 

Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama