Sehari Bertambah 12, Positif Covid-19 di Sumbar Kini 44 Orang

loading...

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatera Barat, Jasman Rizal
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatera Barat, Jasman Rizal.

mjnews.id - Jumlah warga positif terinfeksi virus corona disease atau Covid-19 di Sumatera Barat (Sumbar) meningkat tajam. Lompatan itu terlihat dari penambahan 12 orang, dari 32 orang sehari sebelumnya menjadi 44 orang.

“Ada lonjakan tambahan positif Covid-19 sebanyak 12 orang di Sumbar,” sebut Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal, Minggu (12/4/2020).

Dikatakannya, dari tambahan 12 orang itu, 10 orang di antaranya penambahan di Kota Padang. Sedangkan dua orang lagi masing-masing satu dari Kabupaten Kepulauan Mentawai dan satu lagi dari Kabupaten Pasaman.

Mengejutkan, dari 10 orang tambahan di Kota Padang, terdapat 5 orang dalam satu keluarga. Mereka masih dalam kategori Orang Tanpa Gejala (OTG), sehingga mereka hanya isolasi mandiri di rumah yang diawasi secara ketat oleh tim kesehatan.

“Keluarga ini terpapar karena kontak dengan anggota keluarganya yang sebelumnya telah dinyatakan positif,” kata Jasman.

Selain itu, salah seorang dari mereka juga berusaha dan berjualan di Pasar Raya Padang dan sekarang tim kesehatan telah menelusuri sejarah kontak mereka di pasar raya tersebut.

Sementara itu, lanjut Jasman, lima orang lagi merupakan pasien PDP yang telah dirawat di RSUP M. Djamil.

“Lalu pasien positif lain 1 orang dari Kepulauan Mentawai, adalah seorang mahasiswi di Jakarta. Yang bersangkutan telah dirawat di RSUD Kepulauan Mentawai dan diawasi ketat oleh tim kesehatan,” katanya.

Selanjutnya, 1 orang lagi dari Kabupaten Pasaman, laki-laki berusia 35 tahun, merupakan menantu dari pasien pertama dari Pasaman.

“Sekarang isolasi mandiri. Namun karena adanya kekhawatiran warga sekitar terpapar covid-19, maka Pemkab Pasaman berupaya mencari tempat karantina terdekat dari Pasaman,” ungkapnya.

Jasman, juga telah menawarkan kepada Pemkab Pasaman melalui Sekda berbagai lokasi karantina provinsi dan kalau memang diperlukan agar segera berkoordinasi dengan pihak terkait di Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar.

“Untuk diketahui secara keseluruhan, yang telah dinyatakan positif covid-19 yakni 44 orang dengan rincian dirawat 15 orang, Isolasi diri di rumah 19 orang, sembuh 7 orang dan neninggal dunia 3 orang,” terangnya.

Sebaliknya, kabar baiknya, jumlah pasien positif covid-19 dinyatakan sembuh juga bertambah. Tim dokter RSUP M. Djamil, menyatakan pasien dari Pesisir Selatan sembuh.

“Artinya, telah dua orang pasien dari Pessel dinyatakan sembuh. Total yang telah sembuh menjadi tujuh orang,” ulasnya.

Tambahnya, dari laporan berbagai rumah sakit rujukan yang merawat pasien positif covid-19, secara umum dinyatakan berangsur pulih dan membaik.

“Untuk itu mari sama-sama berdoa, semoga saudara kita yang lagi dirawat tersebut disembuhkan oleh Allah SWT,” pungkasnya.

Rincian perkembangan Covid-19 di Sumbar Minggu 12 April 2020, pukul 13.00 WIB. Total Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 5.118 orang. Proses pemantauan 1.012 orang. Selesai Pemantauan 4.106 orang.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 151 orang. Dari 151 PDP tersebut, 27 orang masih dirawat diberbagai rumah sakit rujukan sambil menunggu hasil lab, Negatif covid-19 sebanyak 98 orang dan Isolasi diri di rumah 26 orang.

Indonesia 4.241 Orang Positif Covid-19

Sementara itu, kasus positif Corona di Indonesia menembus angka 4.241. Angka itu hasil kalkulasi setelah adanya penambahan 399 kasus. Kasus virus Corona tersebar di 34 provinsi atau di seluruh Indonesia.

Data terbaru itu disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto (Yuri), kepada publik via siaran langsung di kanal YouTube BNPB Indonesia, Minggu (12/4/2020) pukul 16.00 WIB.

Dari pemaparan Yuri, jumlah pasien meninggal dunia ada penambahan 46 orang menjadi 373 orang. Kemudian jumlah orang yang sembuh dari kasus positif COVID-19 bertambah signifikan sebanyak 73 orang, sehingga total pasien sembuhhingga kemarin menjadi 359 orang dari sebelumnya 286 orang.

Kabar dari mancanegara, Kementerian Luar Negeri RI menyebutkan ada 366 warga negara Indonesia (WNI) di 25 negara dan 1 kapal pesiar terjangkit Covid-19. Di antara mereka, 55 WNI sembuh dan 9 WNI meninggal dunia.

Berlakukan PSBB di Sumbar

Langkah Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke pemerintah pusat, untuk penanganan corona atau Covid-19 mendapatkan apresiasi dan dukungan dari Anggota DPR, Guspardi Gaus.

Bahkan politisi PAN asal dapil 2 Sumbar ini mendesak agar pemerintah pusat segera mengeluarkan persetujuan pe nerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk wilayah Sumatera Barat.

“Terlebih lagi penyebaran virus Corona di Sumbar semakin hari kian mengkhawatirkan. Dalam 1 hari saja terjadi lonjakan yang tajam kasus Covid -19 di Sumbar, tercatat sudah 44 orang positiv sampai Minggu sore ini dari 33 orang sehari sebelumnya,” kata Guspardi kemarin di Padang.

Berdasarkan data yang dihimpun dari website resmi Covid-19 Pemprov Sumbar, Minggu (12/4/2020), tercatat 5.118 orang ODP, 1.012 orang dalam proses pemantauan, 3.106 orang selesai pemantauan, kasus PDP 151 orang, 27 orang masih dirawat di berbagai rumah sakit sambil menunggu hasil Lab, 26 orang isolasi mandiri ,98 orang dinyatakan negatif dan positif Covid-19 sebanyak 44 orang serta meninggal dunia 3 orang.

Untuk itu, sebut Guspardi, PSBB harus segera diberlakukan untuk menghambat atau memutus mata rantai penyebaran virus Corona di wilayah Sumbar.

Anggota Komisi II DPR ini menyebutkan sesuai dengan PP Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) setiap daerah yang mengajukan PSBB ini harus mendapatkan persetujuan dari pemerintah pusat dalam hal ini yaitu Menteri Kesehatan dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19. (tim)




 

Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama