KSOP Tanjung Balai Asahan Fasilitasi Pemulangan 221 WNI

loading...


 Pekerja migran Indonesia (PMI) saat turun dari kapal diperiksa oleh petugas Covid-19. (datuk)



Liputankini.com-Sebanyak 221 WNI asal Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara yang bekerja di Malaysia sebagai TKI berhasil dipulangkan ke daerah asal. 


"WNI tersebut merupakan pekerja migran Indonesia (PMI) yang berjumlah 221 orang. Pemulangan 221 WNI asal Batu Bara dilaksanakan di Pelabuhan Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai Asahan," ungkap Kepala KSOP Kelas IV Tanjung Balai Asahan, Afrizal Tanjung, Kamis (11/2/2021).




Ia menyebutkan, pemulangan 221 WNI tersebut membuktikan kehadiran Pemerintah Republik Indonesia yang memberikan perhatian terhadap setiap warga negaranya. "Hal tersebut terwujud berkat kerjasama antara Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tanjung Balai Asahan bersama dengan Pemerintah Daerah yaitu Pemerintah Kabupaten Batu Bara, Pemerintah Kota Tanjung Balai, serta TNI dan Polri setempat," tutur Afrizal. 


Menurutnya, pihaknya telah melakukan pengamanan dalam rangka penjemputan warga Kabupaten Batubara yang dipimpin Bupati Batu Bara dan Walikota Tanjung Balai. 


Afrizal menjelaskan, Rabu (10/2/2021) pukul 17.45, kapal yang mengangkut 221 WNI berangkat dari Pelabuhan Port Klang Malaysia dan tiba di Pelabuhan Teluk Nibung pukul 23.30. “Berhubung pasang surut air laut, kapal sandar baru bisa dilaksanakan Kamis 11 Februari dini hari,” ujanya.

Dikatakan, terdapat enam orang yang dilaporkan dalam kondisi sakit. Berdasarkan informasi tersebut, Tim Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Pemerintah Kabupaten Batu Bara langsung bertindak dengan mengevakuasi keenam orang tersebut dengan menggunakan ambulance untuk dilakukan PCR test.


Pada saat yang bersamaan, tambah Afrizal, Tim Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Pemerintah Kabupaten Batu Bara juga melakukan rapid test kepada seluruh WNI yang berhasil dipulangkan, dan hasilnya negatif. "Pukul 04:00 WIB seluruh proses evakuasi dinyatakan selesai dalam keadaan aman dan kondusif,” tandasnya.  (datuk)






 

Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama