Gubernur: Anak Pasaman Barat Jangan Sampai tak Sekolah

Gubernur serahkan bantuan pemerintah provinsi untuk pembangunan Masjid Taqwa Jorong Lubuk Juangan, Pasaman Barat. (humas)


PASAMAN BARAT-Gubernur Mahyeldi Ansharullah beserta rombongan safari ramadan ke Masjid Taqwa Jorong Lubuk Juangan, Nagari Sungai Aua, Pasaman Barat, Selasa (20/4/2021).


Gubernur Sumbar didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar. Sebelumnya safari ramadan, gubernur dan rombongan mengunjungi rumah dinas Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi untuk berbuka bersama.


Gubernur Mahyeldi beserta rombongan  shalat tarawih dan memberikan ceramah di Masjid Taqwa Nagari Sungai Aua.  Mahyeldi juga memberikan hadiah kepada anak-anak yang menyimak setiap ceramah yang diberikan  berupa kain sarung.


Mahyeldi mengaku senang karena banyak anak-anak yang dalam didikan orang tua yang menerapkan cara mendidik sesuai Islam. Diharapkan anak-anak dapat memiliki akhlak atau pribadi yang baik sehingga siap bersaing di masa depan. 


"Saya berharap anak-anak di Pasaman Barat tidak ada yang tidak sekolah, harus sekolah semua untuk membangun Sumbar ke depan," ucap Mahyeldi.


Kalau sudah begini, memang dibutuhkan kesabaran ekstra bagi orangtua, untuk menanamkan kesadaran beribadah pada anak. Termasuk membuat mereka disiplin untuk shalat tanpa paksaan


Buya Mahyeldi mengatakan, Rasulullah memerintahkan orang tua mengajarkan anak-anak shalat sejak dini. Namun, mengajarkan anak shalat bukan perkara mudah. Rasullullah tak hanya memerintahkan, tapi juga memberikan cara pengajarannya. 


"Inilah yang harus kita berikan semangat bagi anak-anak kita untuk mendirikan shalat. Peran orang tua dan masyarakat sangat berarti dalam membimbin anak-anak kita," katanya.


Mendidik anak dalam Islam harus didasarkan pada petunjuk dari Allah, yaitu Aquran, karena Alquran tidak hanya membahas tentang kewajiban anak kepada orang tua, namun juga kewajiban orang tua kepada anaknya.


"Anak-anak bukanlah milik kita, mereka adalah titipan dari Allah kepada kita. Sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk mendidik anak sesuai dengan yang telah Allah perintahkan. Jadi, adalah kesalahan bagi orang tua apabila seorang anak jauh dari ajaran Islam," sebutnya.


Buya Mahyeldi memberikan pertanyaan kepada anak-anak yang mengikuti pesantren ramadan dan siapa yang bisa menjawabnya diberikan hadiah kain sarung sebagai motivasi anak-anak untuk menjadi pemimpin nantinya.


Usai ceramah, gubernur menyerahkan bantuan untuk Masjid Taqwa Nagari Sungai Aua berupa uang tunai Rp20 juta dari pemprov dan bantuan dari PT. Semen Padang Rp7,5 juta kepada pengurus masjid.


Bupati Hamsuardi juga menyerahkan bantuan Rp25 juta. "Alhamdulillah, setiap ramadan, pemprov beserta tim safari berkunjung ke Pasaman Barat," kata bupati.


Safari ramadan bertujuan untuk meningkatkan tali silaturrahmi dan memperkuat ikatan rasa persaudaraan sebagai umat beragama dalam suasana kebersamaan dan kasih sayang. 


Hamsuardi mengatakan ada tiga hikmah dalam menjalankan ibadah puasa, puasa sebagai shahrul barokah atau bulan yang penuh dengan barokah, lalu puasa sebagai shahrul maghfiroh, atau bulan yang penuh dengan ampunan serta puasa ramadan sebagai iquminanar, bulan pembebasan dari siksa neraka. (BIRO HUMAS SETDAPROV SUMBAR)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama