Sumbar Butuh Investasi untuk Percepatan Pembangunan


 Gubernur Mahyeldi temui Mendagri Tito Karnavian di Jakarta. (humas)



JAKARTA-Sumatera Barat memerlukan investasi guna mempercepat pembangunan. Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian juga mendorong percepatan pembangunan tersebut. 


Mendagri juga mengajak dan mengingatkan agar semua komponen daerah melakukan percepatan pembangunan daerah dengan melakukan kerjasama dengan pihak ketiga mupun para perantau dalam bentuk investasi kegiatan pembangunan daerah.


Gubernur Mahyeldi bertemu di Mendagri di Jakarta, Senin (19/4/2021). Hadir dalam kesempatan tersebut, Sekjen Kemendagri, Kapuspen, Kepala Biro Perencanaan. Rombongan dari Padang terdiri dari Kepala Bappeda, Kepala Biro Kerjasama Pembangunan dan Rantau Pemprov Sumbar.


Gubernur mengutip pesan mendagri, soal keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah provinsi di APBD. Di lain pihak, kemampuan APBN terbatas pula. 


Tito Karnavian menyebut, mau tak mau, pemerintah provinsi menumbutuhkan investasi pihak ketiga. "Mendagri mengajak pemerintah daerah dan masyarakat menjaga dan meningkatkan keamanan, kenyaman serta stabilitas penyelenggaraan daerah, sehingga ada rasa aman ini akan menumbuh orang mau datang berinvestasi di Sumatera Barat," ungkap Mahyeldi.


Dalam pertemuan itu, Mahyeldi juga menyampaikan tentang pelantikan bupati dan wakil bupati Solok dan Solok Selatan yang akan dilaksanakan pada 26 April 2021. Namun, pelantikan baru akan dilaksanakan setelah peringatan Hari Otonomi Daerah. "Mendagri mempersilahka pelantikan setelah peringatan itu," kata Mahyeldi.


Gubernur Mahyeldi  menyampaikan, akan ada kunjungan menteri dan rombongan ke Sumatera Barat dalam rangka meningkatkan sinegritas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.  (Biro Humas Setdaprov Sumbar)

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama