Sumbar Kehilangan Pamong Senior


 Gubernur melayat ke rumah duka. (ist)



PADANG-Sumatera Barat kehilangan pamong senior. Mantan Sekdaprov, Rusdi Lubis meninggal dunia, Selasa (27/4/2021). Banyak tokoh melayat ke rumah duka di rumah duka Jalan Kopi Nomor 13, Alai, Padang.


Rusdi Lubis jadi sekretaris daerah pada 2000-an. Sebelum jadi sekda, sederet jabatan di lingkungan pemerintah provinsi pernah diemabannya. 


Suami Risna Murti ini pernah pula menjadi calon wakil gubernur berpasangan dengan Leonardy Harmaini di 2005. 


Rusdi dikenal sebagai sosok yang dikenal ramah serta dengan jajaran PNS kantor gubernur.  Setelah purnabakti, Rusdi Lubis tenaganya tetap diperlukan pemerintah provinsi, terutama dalam penilaian nagari. Dia tak ada istilah berhenti mengabdi. Tercatat, Rusdi Lubus mengajar di sejumlah perguruan tinggi dan STPDN Regional Baso.


Menurut anak Rusdi Lubis, Rizaldi yang bertugas di Pasaman Barat, ayahnya tidak sempat dirawat, karena keluhan beliau batuk-batuk dan flu. "Rencana akan dicek ke rumah sakit, namun  Allah berkehendak  lain. Ayah eliau dipanggil menjelang  sahur, sekitar pukul 03.30," kata Rizaldi.


Bahkan, kemarin, Rusdi Lubis sempat mengucapkan selamat kepada dua bupati dan wakil bupati usai dilantik Gubernur Mahyeldi di gubernuran. 


Rusdi Putra merupakan putra Ujung Gading, Pasaman Barat. Dia kelahiran 13 Juli 1945. Tercatat pula sebagai Ketua Persatuan Weredatama Republik Indonesia (PWRI)  Sumbar. 


Selain itu, juga aktif di Yayasan Adabiah Padang dan masuk tim penilai  desa/kelurahan berprestasi, transparansi dana desa yang diadakan Dinas Pemberdayaan Sumbar.


Rusdi Lubis juga aktif  di olahraga  senam pernafasan setiap hari di GOR Agussalim, Padang. Rusdi juga sering terdengar memberikan tausiyah kepada anggota senam. Di sekitar tempat tinggalnya, Rusdi sering memberi ceramah agama di masjid.


Para pejabat berdatangan ke rumah duka, antara lain Gubernur Mahyeldi, Wakil Gubernur Audy Joinaldy. Selain itu, ada pula Irwan Prayitno, Fachri Ahmad dan Nasrul Abit.


Almarhum meninggalkan seorang istri Risna Murti dengan empat anak dan 12 cucu. Selamat jalan pamong senior. (*)

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama