Demo di Kantor Bupati Pasbar, Mahasiswa Usung Tiga Tuntutan


 Mahasiswa demo di kantor bupati. 


PASAMAN BARAT-Aliansi Mahasiswa Pasaman Barat demo di halaman kantor bupati, Juma (7/5/2021). Mereka  mengancam menyatakan mosi tidak percaya terhadap pemerintah kabupaten. Orasi mahasiswa disambut pemerintah daerah dan pengamanan dari Polri dan TNI. 

"Saya menyampaikan aspirasi dari aliansi mahasiswa dan kami ingin bertemu dengan Pak Bupati. Kami tidak percaya terhadap pemerintah daerah apabila tuntutan kami tidak direalisasikan bupati kita yang baru," ujar pemimpin aksi, Agung.

Mahasiswa tidak bisa bertemu dengan bupati karena sedang bertugas di luar daerah. Mahasiswa ditemui Wakil Bupati Risnawanto beserta jajaran.

Risnawato menyebutkan, aksi mahasiswa merupakan hal yang wajar dan dijamin oleh undang-undang. Mahasiswa punya hak dan bebas menyampaikan pendapat.  "Saya tampung aspirasi mahasiswa," kata Risnawanto. 

Mahasiswa menyampaikan beberapa hal. Mahasiswa menuntut  pembangunan RSUD Pratama Ujung Gading. Kemudian,  dana CSR dari semua perusahaan di Pasaman Barat. Mahasiswa mendesak keterbukaan penggunaan dana tersebut pada publik. 

Mahasiswa juga meminta penanganan serius terhadap beberapa sekolah dasar di Lembah Malintang, terutama SDN 26 yang tidak layak.

Orasi sempat memanas saat salah satu mahasiswa menghempaskan atribut demo dikarenakan tuntutan tidak kunjung diapresiasi. Mereka ingin tuntutan dijelaskan hitam di atas putih .

Kemudian, situasi terkendali saat pihak Polri bersama TNI bernegosiasi kepada ketua aliansi mahasiswa. (Boby)

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama