Dugaan Korupsi, Saksi Dipanggil Polisi


GUNUNGSITOLI-Seorang kepala desa dilaporkan ke Polres Nias, beberapa watu lalu. Laporan dilakukan Dewan Pembina Daerah (DPD) GMICAK Kepulauan Nias. Laporan melalui Dumas dengan Nomor : 013/LP/DPD GMICAK/Kep. Nias/IV/2021 pada 16 April 2021.

Dalam laporannya, perihal dugaan korupsi dana desa dan anggaran dana desa (ADD).  Ketua DPD GMICAK Kepulauan Nias, Suara Natal Waruwu, mengatakan, dia dipanggil polisi untuk dimintai keterangan sebagai saksi pada 5 Mei mendatang.

Dia menunjukkan sebuah surat panggilan dari Polres Nias.  Dia akan memenuhi panggilan Polres Nias.  "Laporan kita telah diproses dan  ditindaklanjuti terhadap laporan dugaan korupsi," ungkap Suara Natal Waruwu, Senin (3/5/2021).

Dikatakannya, laporan ini bermula dari hasil investigasi di lapangan dan telah didapatkan salah satu proyek MCK atau jamban desa dengan ukuran 1,5x1,5 meter sebanyak 12 unit dengan anggaran Rp174.990.000 dan diperkirakan perunit Rp14.582.500. "Kita duga ada mark up," kata dia. 

Suar Natal Waruwu berjanji memberikan keterangan sedetil mungkin, sehingga kasus itu menjadi terang benderang.  (yamoni)

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama