Diduga Curi Sapi, Warga Ditangkap Satreskrim Polres Pasaman Barat

 Mobil yang dijadikan barang bukti kasus pencurian sapi. 


PASAMAN BARAT-Satuan Reserse Kriminal Polres Pasaman Barat mengungkap tindak pidana pencurian sapi. Dua tersangka ditangkap, Kamis (9/6/2021), sekitar pukul 22.00. Pelaku diamankan di dua tempat berbeda, Jorong Lambah Nagari IV Canduang, Kecamatan Biaro, Agam dan Jorong Rimbo Binuang, Kenagarian Lingkuang Aua, Kacamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat.


Polisi mengusut kasus itu setelah ada laporan dari warga. Korban pencurian, Ader, warga Jorong Rimbo Binuang, Nagari Lingkuang Aua, Pasaman Barat. Dua tersangka dalam perkara itu, Edi bin Sukir (62), warga Jorong Lambah, Nagari IV Canduang, Kecamatan Biaro, Agam.  

Edi merupakan tersangka pertama yang ditangkap polisi. Dari pemeriksaan terungkap, kalau dia dibantu orang lain dalam melakukan pencurian sapi. Beranjak dari pengakuan Edi, polisi kemudian menangkap Suparman (46), warga Jorong Rimbo Binuang, Nagari Lingkuang Aua, Pasaman Barat.

Kapolres Pasaman Barat, AKBP Sugeng Hariyadi  melalui Kasat Reskrim, AKP Fetrizal menyebutkan, pencurian sapi dilakukan pada 2 Juni 2021 di Lembah Binuang Nagari Lingkuang Aua, Pasaman Barat. Edi bertindak selaku eksekutor, sementara Suparman sebagai penunjuk jalan. "Suparman pula yang menunjukkan di mana posisi kandang sapi," kata Fetrizal.

Setelah sapi dikeluarkan dari kandang, pelaku Edi atau Juardi memesan mobil carteran pada seorang warga. Sapi kemudian dibawa ke tempat pembeli di pasar ternak Pakan Rabaa, Sicincin, Padang Pariaman. Sapi terjual Rp8 juta. "Sapi dijual pada orang yang tidak dikenali pelaku," kata Fetrizal. 

Setelah transaksi selesai, pelaku membagi uang tersebut pada anaknya yang semula mengetahui perbuatan pelaku. Anak itu diberi Rp700 ribu. Kemudian, penunjuk jalan dikirimi Rp300 ribu dengan jalan ditransfer. 

Dalam kasus itu, Satuan Reskrim Polres Pasaman Barat mengamnkan barang bukti, antara lain, satu sepeda motor, sebuah mobil yang dipergunakan untuk mengangkut sapi, dan sebuah telepon seluler. "Tersangka ditahan guna pengusutan lebih lanjut," kata Fetrizal. (BOBI)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama