FPS Pulau Nias akan Aksi Damai di Depan Kantor MAF atau MCF Gunungsitoli

 FPS berikan keterangan pers terkait rencana aksi damai


GUNUNGSITOLI-Forum Peduli Sosial (FPS) Pulau Nias yang terdiri dari berbagai elemen organisasi dan masyarakat akan melakukan aksi damai di depan Kantor MAF atau MCF Kota Gunungsitoli, Rabu (30/6/2021).


Mereka akan menyampaikan tuntutan terkait dugaan perampasan sepeda motor milik Nia'aro Lase yang dilakukan oknum kolektor PT.MAF atau MCF cabang Pulau Nias. Rencana aksi damai itu disampaikan Suar Natal Waruwu selaku pimpinan aksi kepada wartawan, Senin (28/6/2021).

Pihaknya juga telah melayangkan surat pemberitahuan ke pihak Polres Nias melalui Intelkam.  "Surat pemberitahuan aksi sudah disampaikan,” kata suar Natal.

Aksi yang direncanakan dimulai pukul 09.00 dengan rute perjalanan dari lapangan taman Kota Gunungsitoli menuju jJalan Lagundri-Jalan Kelapa-Jalan Diponegoro dan orasi di depan kantor MAF atau MCF.

"Tujuan aksi damai ini menyampaikan aspirasi serta memperjuangkan hak dan kepentingan pelapor atau masyarakat. Selain itu, mendorong pihak Polres Nias, kejaksaan dan Pengadilan Negeri Gunugsitoli dalam melakukan pengawasan, penegakan dan penindakan pelanggaran hukum ," ujarnya.

Koordinator lapangan, Desman Telaumbanua, menjelaskan adapun aksi damai itu dilakukan dengan penyampaian narasi dan pernyataan sikap kepada kreditur pengusaha MAF atau MCF di Pulau Nias serta Pemerintah kota Gunungsitoli dan DPRD.

"Kejadian yang menimpa Nia'aro Lase butuh kepastian hukum. Perlu pula penindakan kepada oknum pelaku yang sudah dilaporkan di Polres Nias secara transparan, proposional, prosedural, akuntabel, efektif dan efesien, " ungkapnya.

Desman menyebutkan, warga yang akan ikut aksi damai sekitar 50-100 orang yang dari FPS yang terdiri elemen organisasi dan masyarakat Kecamatan Gunungsitoli Alo'oa serta kerabat warga yang dirugikan.

"Aksi damai tentu dengan mematuhi mengikuti protokol kesehatan karena masih pandemi. Kami mempersiapkan masker dan tempat cuci tangan. Aksi akan tertib dan menjauhi tindakan tidak terpuji, " katanya. (YAMONI)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama