Dua Warga Nisel Ditemukan Tewas, Ada Bekas Sayatan Senjata Tajam

Ilustrasi. (tagar.id)

NIAS SELATAN-Warga Nias Selatan digegerkan penemuan dua mayat yang diduga korban pembunuhan di Desa Hilinamoniha, Kecamatan Toma, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Senin (5/7/2021) sekira pukul 07.00.

Penemuan dua korban yang di tubuhnya ditemukan bekas sayatan senjata tajam itu, beredar luas setelah beredarnya informasi dari di salah satu akun Facebook Siti Laia yang mengatakan kejadian ini kemungkinan seharu sebelumnya karena di tubuh dua warga itu sedikit berulat.

Dituliskannya, keluarga menyusul melihat korban yang tergeletak di tanah dengan tak bernyawa. Tidak diketahui apa penyebab kejadian itu.

Korban pergi dari rumah Minggu (4/7/2021) sekitar jam pukul 16.00 dan baru ditemukan subuh tadi. "Sungguh mengerikan tubuh mereka," tulisnya.

Kasubag Polres Nias Selatan, Fery Halawa membenarkan kejadian itu benar dan masih belum diketahui apa yang sesungguhnya terjadi. Peristiwa itu masih dalam penyelidikan polisi.

Kedua pria itu, Basaeli Loi (53) alias Ama Reli Loi dan De’a Harita (53) alias Ama Kendi Harita. Pihak kepolisian Resort Nias Selatan telah turun ke tempat kejadian perkara.

Selain itu, pihak Kodim Nias dan Babinsa Koramil 12/Telukdalam juga datang ke lokasi penemuan dua warga yang tergeletak tersebut. Berdasarkan informasi yang dilansir deteksi.co, salah seorang anak Basaeli Loi atas nama Erika Loi menjelaskan, pada Minggu (4/5/2021) ayahnya pergi ke kebun untuk memetik buah pinang dan hingga malam hari ayahnya tak pulang kerumah.

"Karena tidak pulang ke rumah, sehingga subuh tadi sekitar pukul 04.00, saya pergi mencari bapak ke kebun dan di tengah jalan saya menemukan bapak tergeletak di alan dan sudah tak bernyawa," ungkapnya.

Melihat ayahnya tak bernyawa, Erika Loi langsung pulang dan memberitahukan kejadian ini kepada keluarganya dan kepada Kepala Desa Hilinamoniha.

Basaeli Loi ditemukan sekitar dua kilometer dari Desa Hilinamoniha, begitu juga dengan De'a Harita ditemukan sekitar 30 meter dari lakosi Basaeli Loi.

Kini kedua mayat tersebut dibawa ke Puskesmas Hilisataro Kecamatan Toma untuk dilakukan otopsi. (YAMONI)

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama