Organisasi Wanita di Kabupaten Solok Bersinergi Hadapi Pandemi

 Pengurus gabungan organisasi wanita di Kabupaten Solok foto bersama.


AROSUKA–Sejumlah organisasi wanita yang tergabung ke dalam GOW Kabupaten Solok hadir dalam pra musyawrah daerah, Kamis (17/7/2021) di Guest House Arosuka. Organisasi bersinergi dalam menghadapi pandemi. 


Selain Ketua GOW Nia Jon Firman Pandu, juga hadir Ketua DW Emi Edisar,  Sekretaris GOW dan DPPKB&P3A Aida Herlina, Ketua Persit Kartika Candra Kirana Kodim 0309, Indria Armen Triambodo, Ketua Bhayangkari Polres Solok Arini Azhar dan anggota organisasi wanita lainnya.

Aida Herlina berharap seluruh ketua organisasi wanita agar memberikan kontribusi terhadap peningkatan laju program agar organisasi ini dapat saling bersinergi dalam menjalankan tugas dan fungsi.

Nia Jon Firman Pandu mengatakan, seluruh anggota organisasi wanita dapat melakukan pendataan tentang apa yang diperlukan dalam kegiatan ini untuk bulan-bulan selanjutnya. “Usahakan setiap kegiatan berbasis masyarakat dan dibutuhkan masyarakat,” ujar Nia Jon Firman Pandu.

GOW akan menambah kegiatan yang bersifat bantuan sosial. Di samping itu, GOW diharapkan bisa bersinergi dengan organisasi lainnya dalam menggelar kegiatan sosial .

Ketua Persit Indria Armen Triambodo mengatakan, Persit sudah bersinergi dengan GOW dalam melakukan kegiatan sosial,  biasa dilakukan sekali dua minggu.

Hal yang sama disampaikan Ketua Bhayangkari, Arini Azhar jika setiap bulan diadakan Bhayangkari Peduli seperti bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. "Kegiatan sosial ini bisa bersinergi dengan GOW," katanya.

Emi Edisar mengatakan, jika DW sudah melakukan kerja sosial, seperti pemberian masker di pasar untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Solok.

Ketua Organisasi Aisyiyah mengatakan jika organisasi ini melakukan kegiatan pengajian dengan berkeliling di setiap kecamatan atau cabang serta memberikan santunan kepada seluruh amal usaha Muhammadiyah dan Aisyiyah.

Aisyiyah memiliki 22 TK dan 13 madrasah serta punya panti asuhan, serta membuka Muhammadiyah Covid Center untuk penanganan covid-19. Di samping itu memberikan beasiswa kepada siswa yang berprestasi, kegiatan pelatihan reproduksi remaja putri serta pelatihan pra nikah bagi anak.

Sedangkan Ikaboga Erna Yulianti menyampaikan kegiatan Ikaboga  dalam satu tahun ini vakum karenakan pandemi Covid-19, tetapi tetap menjalin silaturahmi di WA grup. (WLM)

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama