Sumbar Minta Tambahan 800 Ribu Vaksin

 Gubernur ikut rapat virtual dan minta tambahan vaksin


PADANG-Gubernur Sumatera Barat mahyeldi meminta dukungan tambahan 800 ribu dosis vaksin kepada pemerintah pusat dalam rapat koordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto secara virtual, Sabtu (24/7/2021). 

"Sumbar mengusulkan tambahan vaksin 800 ribu dosis. Sekarang sudah dipenuhi 30,7 ribu dosis. Kami berharap dukungan untuk sisa kebutuhan vaksin," kata gubernur saat menghadiri rapat terkait penerapan level 4 di luar Jawa dan Bali diikuti secara virtual di Istana Bung Hatta, Bukittinggi.

Gubernur mengatakan, antusiasme masyarakat untuk divaksin meningkat signifikan sementara ketersediaan vaksin sudah menipis bahkan sebelumnya sempat kosong. "Karena itu dibutuhkan dukungan dari pemerintah pusat untuk menambah ketersediaan vaksin di Sumbar agar health immunity bisa tercapai," katanya.

Terkait Padang yang masih masuk dalam daerah penerapan PPKM level 4, Mahyeldi mengatakan pihaknya akan terus berupaya untuk memperbaiki indikator cakupan penanganan Covid-19 agar daerahbitu segera bisa diturunkan level asesmentnya. 

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menambah jumlah konversi tempat tidur di Rumah Sakit untuk kebutuhan pasien Covid-19 sehingga persentase keterisian tempat tidur pasien atau BOR bisa diturunkan. Selain rumah sakit dan pemprov juga sudah melakukan tambahan tempat isolasi mandiri bagi pasien dengan gejala ringan, di antaranya di asrama haji Padang. "Ke depan kita akan terus mengupayakan perbaikan indikator penanganan Covid-19 di daerah Sumatera Barat," ujarnya.

Distribusi bantuan sosial yang berasal dari Kementerian Sosial dan Bulog juga mulai dilakukan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi.

Airlangga Hartarto mengatakan ada 45 daerah pada 21 provinsi yang akan dilanjutkan penerapan PPKM level 4 pada 26 Juli sampai 8 Agustus 2021. Daerah itu diantaranya Kota Bengkulu, Kota Jambi, Pontianak,  Banjarbaru dan Banjarmasin kemudian juga beberapa kota di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. 

Bangka Barat Belitung dan Belitung Timur, Kepulauan Riau naik di Batam dan Tanjungpinang, Bandar Lampung, Pekanbaru, Padang Lubuk Linggau, Musi Banyuasin, Musi Rawas dan daerah lainnya. (BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR)

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama