Tak Pakai Masker, Ini Tiga Pilihan Hukuman di Nias

 Warga menjalani hukuman karena tak pakai masker


NIAS-Satuan Polisi Pamong praja (Satpol PP) Kabupaten Nias bersama TNI, polri, Dishub, dinas kesehatan, serta dinas sosial dan razia masker di Jalan Pelud Binaka Km 21, Desa Lolozasai, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias, Sabtu (17/7/2021).


Razia masker tersebut guna mendisiplinkan pengendara roda dua dan pengemudi roda empat agar mematuhi protokol kesehatan dalam rangka pencegahan Covid-19.

Kepala Satpol PP Kabupaten Nias, Nasokhi Gulo menyatakan, kegiatan ini berdasarkan Instruksi Persiden RI Nomor 6/2020 dan Peraturan Bupati Nomor 29/2020 serta sesuai surat edaran bupati yang terbit pada 29 Juni 2021. 

"Kegiatan ini telah lama berjalan hingga sampai saat ini. Kita menerapkan sanksi sosial terhadap warga yang melanggar dengan memberikan tiga pilihan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan push up atau mengumpulkan sampah, " kata Kasatpol PP.

Dikatakannya, guna membatasi aktivitas masyarakat berupa kerumunan, pemerintah kabupaten telah menyampaikan edaran Bupati Nias yang terbit pada 29 Juni 2021 melalui lembaga keagamaan maupun melalui pemerintah kecamatan sampai di tingkat desa.

"Rumah makan dan tempat tempat hiburan diperkenankan buka sampai pukul 21.00 dan begitu juga rangkaian acara pesta pernikahan ditunda untuk sementara sampai 21 Juli 2021," paparnya.

Nasokhi Gulo berharap dukungan masyarakat, sebab kalau hanya aparat yang menegakkan ini tidak akan berjalan, personel terbatas karena masyarakat Kabupaten Nias kurang lebih 154 ribu jiwa.

"Saya berharap kepada seluruh masyarakat agar sama-sama melakukan upaya pengendalian Covid-19, agar pandemi cepat berlalu," katanya. (YAMONI)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama