Gubernur Apresiasi Program Satu Tahfiz Center Tiap Kecamatan di Pasbar

 Gubernur kunjungan kerja ke Pasaman Barat


PASAMAN BARAT-Gubenrur Sumatera Barat Mahyeldi apresiasi program satu tahfidz center satu kecamatan di Pasaman Barat yang dinilainya akan berkontribusi dalam penguatan ABS-SBK di daerah itu.


"Tahfidz center ini akan membentuk generasi yang pintar serta berakhlak. Ini akan jadi pendorong kemajuan Sumbar ke depan," katanya saat meresmikan Rumah Tahfidz Talamau Tahfidz Center di Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Senin (2/8/2021).

Menurutnya, program itu sejalan dengan falsafah hidup orang Minangkabau adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah yang harus terus dilestarikan.

Ia menyebutkan, pemprov mendukung penuh upaya peningkatan SDM di daerah. Koordinasi antara provinsi dan kabupaten akan terus diperkuat untuk mewujudkan hal tersebut.

Selain di bidang pendidikan, pemprov juga akan memperkuat koordinasi di bidang pertanian dan perekonomian karena Pasaman Barat memiliki potensi besar di bidang tersebut.

Jagung merupakan salah satu komoditas potensial yang bisa dikembangkan di Pasaman Barat. Apalagi kebutuhannya di Sumbar masih belum terpenuhi. "Peluang yang bisa terus dikembangkan," katanya.

Bupati Hamsuardi mengatakan, program satu tahfidz center satu kecamatan memang merupakan salah satu visi misi dari bupati yang telah mulai dijalankan.

"Hampir setiap Minggu kita meresmikan tahfidz center di Pasaman Barat ini. Mudah-mudahan ini akan menjadi pondasi untuk pendidikan karakter generasi muda Pasaman Barat ke depan," katanya.

Dia menyebut ada beberapa hal yang bisa menyebabkan generasi muda terjerumus ke arah negatif. Diantaranya gelaran musik pesta pernikahan yang bisa langsung sampai pukul 02.00.

Hal itu telah menjadi catatan bagi pemerintah daerah sehingga dikeluarkan kebijakan untuk membatasi gelaran musik pesta hanya sampai pukul 22.00.

"Kalau memungkinkan kita malah menghimbau hanya sampai lepas Maghrib. Generasi muda tidak terpancing untuk datang menghabiskan waktu sampai lewat tengah malam," katanya.

Hal itu disinyalir bisa memancing kenakalan remaja dan pengaruh negatif lainnya.

Ia terima kasih kepada gubernur yang telah mendukung program satu tahfidz satu kecamatan itu. Hubungan tersebut akan menjadi semangat untuk terus berbenah ke depan. (BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama