Polres Nias Tangkap Dua Tersangka Narkoba

 

Polisi tunjukkan barang bukti pengungkapan kasus narkoba



GUNUNGSITOLI-Satuan Res Narkoba Polres Nias tangkap dua tersangka penyalahgunaan narkoba. Penangkapan dilakukan di tempat, waktu dan tanggal berbeda. Generasi muda diminta menjauhi narkotika karena itu akan merusak masa depan.

Pengungkapan kasus narkoba tersebut disampaikan dalam jumpa pers yang dipimpin Kapolres Nias AKBP Wawan Iriawan didampingi Waka Polres Kompol Eniali Hulu, dan Kasat Res Narkoba AKP J. Sidabutar di mapolres, Kamis (19/8/2021).

Kapolres Wawan Iriawan menjelaskan tentang kronologi penangkapan tersebut. Disebutkan, polisi mendapat informasi tentang adanya penyalahgunaan narkotika. Informasi itu direspon dengan membentuk tim untuk melakukan penyelidikan.

"Anggota kita bergerak Minggu (15/8/2021) sekitar pukul 23.00 di pinggir jalan umum depan Lasara Poin, Jalan Karet, Kelurahan Ilir, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli," ujar Wawan Iriawan.

Dikatakannya, anggota Sat Res Narkoba Polres Nias melakukan penyamaran melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku tindak pidana narkotika bernama EFZ alias Boy. Setelah dilakukan penggeledahan padanya ditemukan dua paket sabu-sabu dalam plastik klep transparan. "Dari keterangan EFZ, terungkap kalau sabu-sabu tersebut diperoleh pelaku dari TH," ujar kapolres.

Berbekal pengakuan tersangka pertama itu, pada Senin (16/08/2021) sekira pukul 01.00, TH ditangkap di rumahnya, Jalan Diponegoro, Desa Sifalaete Tabaloho Kecamatan Gunungsitoli. Polisi juga menggeledah kediaman pelaku. 

"Dari TH ditemukan empat paket narkotika jenis sabu dan 15 butir pil warna biru diduga ekstasi. Dari keterangan TH, sabu-sabu dan ekstasi tersebut diperolehnya dengan cara membeli dari orang lain yang masih dalam penyelidikan dan pengejaran kita, " ungkapnya. 

Kapolres Nias mengatakan, pada saat melakukan penggeledahan terhadap tersangka EFZ, diperoleh barang bukti berupa dua paket sabu,  berat bruto 0.31 gram, kemudian satu lembar plastik warna hitam, sebuah android, satu unit handphone, sebuah sepeda motor dan sebuah alat bong. 

Sedangkan dari tersangka TH ditemukan empat paket sabu berat bruto 0.72 Gram, 15 butir pil ekstasi, 13 buah plastik klep transparan, satu buah plastik transparan, satu buah botol, tiga batang kaca pirek transparan, sebuah karet kompeng warna merah, satu batang pipet warna hitam yang ujungnya berbentuk runcing, sebuah timbangan elektronik, satu buah kotak warna hitam, satu android dan sebuah buah tas.

"Kedua tersangka ditahan di Polres Nias dan dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) Subs Pasal 112 Ayat (1) dari Undang–undang Republik Indonesia Nomor 35/2009 tentang Narkotika. Pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun," kata kapolres. (YAMONI)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama