Satgas Optimistis Kasus Positif Terus Menurun


Wiku Adisasmito

JAKARTA-Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito optimistis perkembangan kasus positif dan positivity rate akan terus menunjukan penurunan ke depannya. Hal ini dapat tercapai jika pemerintah daerah terus meningkatkan penanganan di wilayahnya serta masyarakat terus menjalankan disiplin protokol kesehatan. 


"Melihat hasil telaah data, kita dapat optimistis, ke depannya angka kasus positif dan positivity rate dapat terus menurun jika pemerintah daerah terus meningkatkan penanganan di wilayahnya serta masyarakat dapat terus disiplin menjalankan protokol kesehatan," ujarnya saat konferensi pers, Selasa (3/8).

Dari catatan Satgas, perkembangan kasus positif pekanan di tingkat nasional terus menunjukkan penurunan dari puncak kasus tertinggi pada tiga pekan lalu. Penurunan tercatat dari 350.273 menjadi 289.029, kemudian turun menjadi 273.891 kasus. 

"Selama dua pekan terakhir, kasus positif mingguan di tingkat nasional telah menunjukan tren penurunan dari puncak kasus tertinggi 3 pekan yang lalu," kata Wiku. 

Penurunan kasus positif ini juga sejalan dengan angka positivity rate pekanan yang juga mengalami penurunan selama dua pekan terakhir. Yakni, dari yang sebelumnya mencapai 30,72 persen menjadi 27,38 persen, dan kembali turun menjadi 25,18 persen.

Wiku mengatakan, sebanyak delapan provinsi mencatatkan penurunan kasus positif selama dua minggu berturut-turut. Yakni, Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, Bali, Maluku dan Maluku Utara. 

"Tentunya ini adalah pencapaian positif yang harus terus dipertahankan. Adanya penurunan kasus dan penurunan positivity rate ini menunjukkan terjadinya penurunan penularan di tengah masyarakat," jelas dia. 

Wiku pun mengapresiasi seluruh masyarakat yang telah bersabar selama empat minggu ini untuk menaati protokol kesehatan dan tidak berkegiatan di luar rumah jika tidak diperlukan.

"Semoga capaian penurunan kasus selama dua pekan terakhir ini dapat menjadi motivasi agar ke depannya kita tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan karena kita telah sama-sama melihat bahwa hal ini merupakan senjata utama untuk menekan angka penularan Covid-19 di Indonesia," ucapnya yang dikutip dari republika.co.id. (*) 




Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama