Tambah Lagi, 50 Warga Pasaman Barat Positif Corona


Gina Alecia

PASAMAN BARAT-Jumlah warga yang terkonfirmasi corona terus bertambah. Hari ini, tercatat 50 warga terkonfimasi corona.


Saatnya masyarakat makin sadar dengan protokol kesehatan. Corona jangan lagi dianggap remeh. Wabah itu nyata. Virus itu semakin ganas dan kian mudah menyebar. Janganlah sampai terpapar corona, rumah isolasi juga sedang ada masalah.

Mengapa harus takut corona? Kalau kena corona, warga akan isolasi atau masuk rumah sakit. Kalau sakit, dipastikan ndak bisa bakureh. Kalau tak bisa bakureh otomatis ekonomi keluarga akan terganggu. Tak akan ada orang yang mau memberikan makan anak dan cucu orang lain. Lebih baik patuhi protokol kesehatan. Jangan  berdebat lagi soal corona.

Selain itu, kasihanilah juga tenaga medis yang mati-matian di rumah sakit. Sudah lama mereka tak pulang demi tugas kemanusiaan. Obat corona itu mahal. Bisa jebol ekonomi negara ini kalau pandemi tak juga kunjung reda. 

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19, Gina Alecia menyebutkan, pada Senin (2/8/2021), berdasarkan informasi dari Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand, terdapat 50 warga terkonfirmasi positif corona.

Warga yang positif itu, berasal dari swab yang dilakukan di pusat layanan kesehatan. Entah itu, rumah sakit dan puskesmas. "Telah dilaksanakan langkah cepat proses tracking untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Pasaman Barat," kata Gina Alecia.

Dijelaskan Gina, mari saling bekerjasama dalam menghambat laju penularan Covid-19 ini dengan selalu bersikap kooperatif serta selalu bersikap tenang dan mohon dukungan seluruh masyarakat untuk selalu bahu-membahu membasmi penyebaran Covid-19 di Bumi Mekar Tuah Basamo dengan selalu disiplin mematuhi protokol kesehatan, berupa 6M seperti rajin mencuci tangan dengan air mengalir, selalu memakai masker dengan benar, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas serta melaksanakan vaksinasi.

Selain yang positif, dua warga Pasaman Barat juga meninggal dunia.  Tercatat seorang warga Jambak meninggal, Senin (2/8/2021). Warga itu meninggal dalam perawatan di ruang isolasi ICU RSUD Pasaman Barat.

Sementara pada Minggu (1/8/2021) sekira pukul 17.15 WIB meninggal dunia pasien Covid-19 warga Jorong Mulyorejo, Kecamatan Ranah Batahan di ruang isolasi RSOMH Bukittinggi. (BOBI)

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama