Pemerintah Kota Pariaman Raih Opini WTP dari Kementerian Keuangan

 Rakernas akuntansi secara virtual


KOTA PARIAMAN-Pemerintah Kota Pariaman mendapatkan penghargaan dari Kementerian Keuangan sebagai daerah yang mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP). Opini dari Kemenkeu ini diberikan kepada daerah yang sudah dapat WTP minimal lima kali berturut turut dari BPK. Sementara Kota Pariaman sudah enam kali berturut turut menerima sejak 2015.

Penghargaan ini diberikan pada rapat koordinasi nasional akuntansi dan pelaporan keuangan pemerintah 2021 secara virtual yang diikuti kementerian, lembaga, pemerintah daerah dan badan usaha yang dibuka Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

"Alhamdulillah, Pemko Pariaman meraih opini WTP untuk kedelapan kalinya, dan enam kali secara berturut-turut. Hal ini tentu saja berkat bimbingan dari BPK Perwakilan Sumbar, dan kerja keras seluruh stakeholder terkait dan kita semua, sehingga raihan WTP ini, kembali dapat kita capai, sehingga mendapatkan penghargaan dari Kementerian Keuangan," ujar Wali Kota Genius Umar ketika mengikuti kegiatan ini secara daring di balaikota, Selasa (14/9/21j

Genius mengatakan, rakernas tahun ini mengambil tema bangkitkan ekonomi, pulihkan negeri, bersama dadapi pandemi. Diharapkan pemerintah daerah dapat berkreasi dalam mengelola keuangan daerah yang terbatas saat ini.

"Dengan opini WTP ini, kita akan terus berbenah dalam menyajikan laporan keuangan secara akuntabel, transparan, serta memohon dukungan terus dari warga kota dan stakeholder terkait, untuk bersama-sama membangun ke arah yang lebih baik lagi," tuturnya.

Dia mengungungkapkan, Kota Pariaman pertumbuhan ekonominya satu-satunya di Sumatera Barat yang positif tiga persen, kabupaten/kota lainya mengalami minus. Pariwisata Kota Pariaman maju pesat.

"Terkait penanganan Covid-19 dan vaksinasi, Pariaman telah bertindak cepat dengan mengalokasikan anggaran untuk kedua hal tersebut dan kita berkomitmen untuk kendalikan corona," tutupnya.

Rakernas akuntansi dan pelaporan keuangan pemerintah tahun ini, sekaligus launching buku Mengawal Akuntabilitas Pandemi Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC PEN) 2020 oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Sri Mulyani mengatakan, pemerintah telah bekerja keras mengoptimalkan peran APBN dalam penanganan kesehatan masyarakat baik untuk program vaksin maupun perawatan pasien, program pemulihan ekonomi nasional (PEN) serta program-program prioritas di tengah Pandemi Covid-19. (J/aa)

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama