Putra Nagari Ulakan Dipanggil ke Timnas U-18

 Bintang dilepas ke tim nasional sepakbola


PADANG PARIAMAN-Bintang Arrahim merupakan salah satu putra terbaik Nagari Ulakan. Dia memulai ilmu dasar sepakbola di Sekolah Sepak Bola (SSB) Persatuan Sepakbola Gantiang Tangah Padang (PERSEGATP) Nagari Ulakan. 

Bakatnya terlihat menonjol sejak usia 12 tahun, dengan kemampuan dan teknik mengolah bola yang selalu diasah dan dibina oleh coach Edi Law dan Ady Kurniawan selaku pemerhati sepakbola usia dini di Nagari Ulakan. Kerja keras pemain itu membuahkan hasil. Dia dipanggil ke timnas. 

Pemanggilan itu, berawal dari surat yang ditandatangani Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi kepada Direktur Teknik Taruna Mandiri U-18 untuk memanggil Bintang Arrahim mengikuti pemusatan latihan tim nasional 12-18 September 2021 di Jakarta. 

Di samping pembentukan Timnas U-18, tim itu juga dipersiapkan mengikuti Piala Dunia U-20 pada 2023 mendatang.

Menurut Ady Kurniawan, Minggu (12/9/2021), bakat dan penampilan Bintang dalam bermain sepakbola membuat kagum seluruh mata yang melihat. Semenjak usia 12 tahun, Bintang sudah melakoni laga tingkat provinsi. Seperti kejuaraan Danone Nations Cup dan turnamen bergengsi lainnya di tingkat regional Sumatera Barat.

"Setelah menginjak usia 14 tahun, sang Bintang melanglang buana bermain sepakbola. Dengan tetap gigih berlatih dan terus mengasah kemampuan bermain di SSB PERSEGATP  Ulakan. Kala itu, Klub GMMS Pasaman dibawah komando Coach Reymond, juga ikut membina Bintang Arrahim. Dia dipercaya memperkuat Akademi Gama Muda Soccer School U-13, pada ajang turnamen GMMS memperebutkan Piala Bupati Pasaman pada 2018. Ketika itu, terbukti Bintang Arrahim memuluskan langkah GMMS ke semifinal, setelah gol yang dicetaknya menentukan kemenangan atas SSB Gumarang Medan di babak delapan besar," ungkap Ady Kurniawan yang juga Direktur BUMNag Ulakan Pesisir Madani.

Dikatakan Ady, Coach Surya yang juga pelatih ternama di Padang Pariaman dengan beragam prestasinya, juga kerap membina dan memotivasi Bintang secara langsung. Pada usia 14 tahun, Bintang Arrahim sudah berkeliling Sumbar untuk mengikuti beragam pertandingan dan turnamen bersama SSB PERSEGATP Ulakan, seperti Liga Desa Nusantara, Piala Gojek, Suratin dan lain-lain.

Prestasi yang luar biasa ini, adalah hasil pembinaan yang dilakukan dengan serius dan berkelanjutan. Saat menginjak usia 16 tahun, Bintang menaikkan levelnya untuk memperdalam teknik mengolah si kulit bundar dengan memilih untuk masuk ke Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) Sumbar di Pusat Pelatihan dan Latihan Pelajar (PPLP) Aia Pacah, Padang. 

Selain menimba ilmu pendidikan formil, Bintang Arrahim juga akan dibina dan dilatih khusus teknik sepakbola. Yang bertujuan untuk mempertajam bakat dan talenta sang stoper muda, yang terlahir di Korong Padang Pauh, Nagari Ulakan, Kabupaten Padang Pariaman tersebut.

"Saat ini, bersama SKO Sumbar Bintang Arrahim harus terbang untuk berjuang memenuhi panggilan Timnas Indonesia U-18. Sungguh kabar bahagia dan sangat mengembirakan, yang dirasakan masyarakat nagari Ulakan dan Padang Pariaman secara umum. Ketika putra terbaiknya atau anak kemenakannya, bisa ikut bergabung memperkuat Tim Garuda Muda Indonesia." ucap Ady dengan bangga dan mata yang berkaca-kaca. (SM/aa)

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama