Bekas Longsor Belum Dibersihkan, Akses Warga Terhambat


 Warga melintas jalan yang sempat tertimbun longsor


GUNUNGSITOLI-Jalan Tuada Daeli menuju pekan Humene yang terletak di Desa Dahana, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli, tertimbun bahan material longsor beberapa minggu lalu. 


Namun, hingga  Senin (25/10/2021), akses belum sepenuhnya pulih. Jalan masih susah dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.

Tokoh masyarakat yang juga anggota DPRD Gunungsitoli, Yobedi Laowo berharap dari Dinas PUPR secepatnya menangani pembersihan jalan tersebut atau menyediakan alat berat untuk membersihkan badan jalan yang tertimbun, sehingga akses jalan bisa lancar dilalui masyarakat.

Selain itu, akibat longsor tersebut, banyak warga yang mengeluh karena mengalami kecelakaan akibat bekas lumpur di badan jalan. Apalagi, anak-anak sekolah setiap harinya melewati jalan tersebut. 

Salah seorang pengendara roda dua sangat berharap kepada Pemerintah Kota Gunungsitoli dan dalam hal BPBD segera melakukan pembersihan tanah longsor ini, agar tidak ada korban lagi karena akses jalan ini sangat dibutuhkan masyarakat di beberapa desa khususnya Kecamatan Gunungsitoli Idanoi.

"Kemaren sudah sempat melihat adanya alat berat yang melakukan pembersihan jalan, tapi belum selesai dibersihkan alat berat tersebut sudah dibawa. Akhirnya kami masyarakat merasa resah dan merasa adanya pembiaran dari BPBD," kata warga itu.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD LSM-Nawacita Kepulauan Nias-Sumut, Yasona Gea berharap perhatian serius dari Pemerintah Kota Gunungsitoli, dalam hal ini BPBD untuk melakukan pembersihan tanah longsor yang menutup badan jalan agar masyarakat bisa lancar dalam aktivitas sehari-hari.

"Anak-anak sekolah melintas di jalan itu. Sedih melihat mereka karena setiap kali mau sekolah maupun pulang selalu kotor akibat lumpur tanah longsor," ujar Yason. (YAMONI)




Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama