Diduga Cabuli Siswi, Oknum Guru ASN Ditangkap Polres Nias



Tersangka ditunjukkan polisi dalam jumpa pers

GUNUNGSITOLI-Seorang oknum guru yang juga sebagai aparatur sipil negara (ASN) berinisial AZ pada sebuah SD di Desa Loloana'a Lolomoyo, Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara diduga melakukan pencabulan terhadap sejumlah siswinya. Pelaku diamankan Polres Nias.


Tersangka terancam  hukuman 20 tahun penjara. Hal itu disampaikan Kapolres Nias, AKBP Wawan Iriawan saat menggelar konferensi pers, Rabu (27/10/2021).

Kapolres Wawan Iriawan menjelaskan, oknum guru itu  diamankan, Rabu (27/10/2021) sekitar pukul 20:00 malam ini dan ditetapkan menjadi tersangka atas laporan ketujuh orang tua siswi terkait dugaan pencabulan oleh pelaku.

"Tersangka AZ dikenakan Pasal 83 ayat 1 dan 2 dari Undang-undang Nomor 17/2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah mengakhiri Undang-undang Nomor 1/2016 tentang perubahan kedua Undang-undang Nomor 23/2022 jo Undang-undang Nomor 35/2014 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 20 tahun penjara," kata Kapolres Nias.

Dijelaskan kapolres, modus tersangka dalam melakukan aksinya, pada saat proses belajar mengajar, tersangka mendatangi siswi-siswinya dan kemudian memegang-megang siswi tersebut dengan alasan membantu memahami pelajaran dan pada saat tersebut tersangka melakukan aksi pencabulan.

"Pelaku melakukan perbuatan tak pantas pada anak didiknya," ujar kapolres.

Tersangka berinisial AZ menyesali atas perbuatanya itu. ”Saya menyesal atas perbuatan saya," kata tersangka AZ  dalam jumpa pers.

Diketahui, sebanyak tujuh siswi yang menjadi dugaan korban pencabulan yang masih duduk di bangku kelas enam pada SD tersebut. (YAMONI)




Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama