Resah dengan Ucapan Condrat Sinaga, Warga Nias Lapor ke Polisi


 Warga laporkan ujaran kebencian ke Polres Nias


GUNUNGSITOLI-Ujaran kebencian dan perkataan bohong serta merendahkan suku Nias, menyakitkan hati masyarakat Nias. Ujaran kebencian disampaikan Condrat Sinaga dalam video yang diupload melalui akun Facebooknya beberapa waktu lalu. Ucapan itu dinilai sangat menyesatkan.


Pemuda dan Pemudi Suku Nias Kota Gunungsitoli yang terdiri dari OKP Pemuda Karya Nasional (PKN) Gunungsitoli bersama Komunitas Wartawan Nias dan LSM Nawa Cita Pulau Nias serta Ormas Front Komunitas Indonesia Satu (FKI 1) menyampaikan laporan serta pernyataan sikap atas perbuatan Condrat Sinaga kepada Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Nias, Senin (18/10/2021).

Bertempat di ruang kerja Kapolres Nias, AKBP Wawan Iriawan menerima perwakilan pemuda dan pemudi masyarakat suku Nias dari beberapa organisasi kepemudaan, ormas dan komunitas yang menyampaikan pengaduan serta pernyataan sikap terhadap pernyataan Condrat Sinaga dalam video berdurasi 13.56 menit tersebut.

Ketua Harian PKN DPC Kota Gunungsitoli, Sokhiatulo Harefa menyampaikan, akibat dari ucapan Condrat Sinaga, membuat seluruh lapisan masyarakat Nias marah dan tersinggung.

"Atas kondisi tersebut, sebagai tanggungjawab sosial pemuda, bersama dengan ormas dan LSM  serta komunitas wartawan Nias, setelah kami menyatukan persepsi, kami membuat pernyataan sikap sekaligus melaporkan resmi Condrat Sinaga kepada aparat penegak hukum, agar terhadap apa yang telah dikatakannya yang melukai dan mencederai hati masyarakat suku Nias dapat dipertanggungjawabkannya di hadapan hukum," ujar Sokhiatulo.

Menurut Sokhiatulo, pernyataan Condrat Sinaga tersebut dapat dikenakan sanksi pelanggaran  Pasal 14 ayat (1) Undang-undang Nomor 1/1946; Pasal 45A ayat (2) UU Undang-undang Nomor 19/2016 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan  Pasal 165 KUHPIdana dengan ancaman hukuman pidana seumur hidup atau setidak-tidaknya 20 tahun penjara. 

Menanggapi hal tersebut, Kapolres AKBP Wawan Iriawan mengatakan, laporan pemuda pemudi masyarakat suku Nias akan langsung ditindaklanjuti. "Kami akan segera melakukan penyelidikan serta mengumpulkan sejumlah keterangan saksi, dan kemudian kasus ini akan kita limpahkan kepada Polda Sumut dalam waktu cepat," ujar Kapolres.

Kasat Intel Polres Nias AKP Saksi Tarigan menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat Pulau Nias untuk menahan diri dan tidak terprovokasi. "Mari saling bekerjasama untuk mengungkap kasus ini dan percayakan kepada aparat penegak hukum untuk menuntaskannya," katanya. (YAMONI)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama