Terkendala Internet dan Listrik, Murid SDN Madolaoli Menumpang di Rumah Warga


 Murid menumpang di rumah warga yang punya internet


GUNUNGSITOLI-Pendidikan tak selamanya bisa berjalan lancar. Sekolah yang jauh di pelosok negeri, dihadapkan dengan kenyataan serba keterbatasan, namun tetap diharuskan mengikuti proses yang sama dengan sekolah di perkotaan yang memiliki fasilitas memadai. Di Gunungsitoli, ada sekolah belum berlistrik. Selain itu, tak ada pula akses internet.


Fasilitas listrik dan akses internet tidak ada, mengakibatkan murid SDN Nomor 071077 Madolaoli, Desa Tuhegeo II, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara terpaksa mengikuti simulasi dan gladi bersih asesmen nasional berbasis komputer (ANBK) 2021 di luar wilayah sekolah, Kamis (28/10/2021).

Mereka menumpang di rumah penduduk di Desa Tetehosi I, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi dan didampingi para guru pendamping dari sekolah untuk simulasi ANBK.

Salah seorang Guru SD Madolaoli, Atanasius Lawolo mengatakan, ada delapan murid yang terpaksa melaksanakan simulasi tersebut di luar dikarenakan sekolah tidak memiliki akses internet dan jaringan listrik.

"Pelatihan ini merupakan simulasi untuk melatih pola pikir anak menjadi lebih kritis ketika menyelesaikan suatu permasalahan sebelum menggelar asesmen nasional berbasis komputer (ANBK) pada November mendatang, "Jelasnya.

Menurutnya, pelaksanaan simulasi ANBK di pedalaman memiliki beragam tantangan, salah satunya mereka terpaksa melakukan kegiatan di tempat yang memiliki jaringan internet yang memadai agar kegiatan lancar.

"Anak-anak ini baru pertama kali mengikuti ANBK, perlu dikenalkan antara lain cara menggunakan aplikasi asesmen supaya nanti ketik hari H, mereka tidak gugup atau kebingungan, " kata Atanasius.

Pihaknya berharap perhatian dari pemerintah terhadap sekolah mereka untuk menyediakan jaringan internet dan listrik. (YAMONI)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama