Pengurus PGRI Berkumpul di Padang Panjang, Ini Kata Wakil Wali Kota


 Wakil Wali Kota Padang Panjang beri sambutan. (kominfo)


PADANG PANJANG-Kepercayaan menggelar event tingkat Sumatera Barat kembali diberikan kepada Padang Panjang. Sebelumnya kota itu sukses dalam penyelenggaraan MTQ tingkat Sumbar dan Andalas Santri's Camp tingkat Sumatera. 


Kali ini, di Kota Serambi Mekkah digelar peringatan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-76 dan Hari Guru Nasional (HGN) 2021 tingkat Sumbar selama tiga, 27-29 November.  Para guru se-Sumatera Barat hadir mengikuti berbagai cabang perlombaan seperti olahraga, kesenian dan MTQ.

Wakil Wali Kota, Asrul saat membuka acara tersebut, Sabtu (27/11/2021) di GOR Banca Laweh menyampaikan terima kasih telah memilih Padang Panjang sebagai lokasi pelaksanaan HUT PGRI.  "Kami senang sekali. Semoga bapak, dan saudara semua betah dan berbahagia berada di sini," katanya yang dikutip dari Kominfo.

Dikatakannya lagi, atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Padang Panjang selaku tuan rumah, dirinya menyambut baik kegiatan peringatan HUT RI ke-76. 

"Merupakan suatu momentum saling bertemu antara pengurus PGRI dan guru-guru se-Sumatera Barat. Insyaa Allah kegiatan ini meriah dan menggembirakan," ujarnya. 

Asrul berharap kegiatan tersebut menjadi media berbagi pengalaman, meningkatkan kemampuan dan persaudadaan. Kemudian Asrul mengajak masyarakat memberikan pelayanan terbaik.  

"Sajikan makanan terlezat kepada tamu kita. Tawarkan semua kualitas terbaik, sehingga nanti menjadi kenangan di daerah mereka ketika kembali nanti," tuturnya.

Ketua PGRI Sumbar, Darmalis menyampaikan, penetapan Padang Panjang sebagai tuan rumah merupakan hasil rapat pengurus PGRI seluruh kabupaten dan kota pada 16 September lalu.  

"Mari kita tetap menjaga silaturahmi kekompakan dan sportivitas. Ini organisasi profesi yang  ditiru masyarakat," sebutnya. 

Ketua PGRI Padang Panjang, Afrizal menjelaskan, pada HUT PGRI ini digelar MTQ antarguru, lomba nyanyi antarguru, dan olahraga.  "Ada dua cabang olahraga yaitu tenis meja dan bulu tangkis," jelasnya.

Lantaran masih dalam situasi pandemi Covid-19, lanjut Afrizal, kunjungan guru dari berbagai kabupaten dan kota dibatasi maksimal 20. "Tapi di hari H, puncak upacara Senin lusa, masing-masing kabupaten kota menghadirkan 10 perwakilan di halaman balai kota. (zainal)




Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama