Unand Adakan Konferensi Internasional, Pakar dari Enam Negara Bahas Mutu Pendidikan


 Konferensi internasional yang bahas isu pendidikan


PADANG-Universitas Andalas selenggarakan konferensi internasional atau International Conference on Educational Development and Quality Assurance (ICED-QA) selama dua hari, 9-10 November secara daring.


Bagi Unand, kegiatan tersebut merupakan yang keempat kalinya. Wakil Rektor IV Universitas Andalas Hefrizal Handra mengapresiasi orang-orang di balik kegiatan besar ini, kerja sama antara akademisi, peneliti, mahasiswa, pembuat kebijakan yang fokus pada isu pengembangan pendidikan dan penjaminan mutu.

Dikatakannya, saat ini penjaminan mutu dan pengembangan pendidikan menghadapi berbagai tantangan. “Namun pada saat yang sama, melalui konferensi ini, kita yakin kita akan melangkah maju, bersama-sama sepakat untuk menciptakan solusi dalam meminimalkan masalah,” ungkapnya.

Ia yakin konferensi ini menjadi diskusi yang bermanfaat dengan menghadirkan enam keynote speaker dari beberapa negara, seperti Indonesia, Amerika Serikat, Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam. 

Ketua Lembaga Pengembangan, Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Andalas Prof. Henny Lucida menyampaikan, ICED-QA merupakan sebuah acara untuk mempresentasikan hasil penelitian tindakan kelas untuk staf akademik dan melaporkan proses pemantauan dan evaluasi penjaminan mutu internal di tingkat program studi, fakultas atau universitas.

Konferensi internasional itu mengusung tema merdeka belajar: memperkaya pengalaman belajar siswa. “Hal ini sejalan dengan program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi tentang merdeka belajar kampus merdeka,” ujarnya.

Prof. Henny mengatakan, dalam mendukung pencapaian indikator kinerja utama perguruan tinggi negeri (IKU PTN), LP3M Unand menyelenggarakan pelatihan, lokakarya dan pemberian hibah untuk pengembangan metode pembelajaran berbasis kasus dan berbasis proyek.

Selain itu, juga mendukung pengembangan blended learning di tingkat program studi dan memberdayakan unit penjaminan mutu di tingkat fakultas dan program studi.  “Makalah yang dipresentasikan dosen Universitas Andalas pada acara ini, salah satu output dari kegiatan hibah 2021 yang akan dipublikasikan dalam prosiding terindeks web of science,” ujar Prof Henny didampingi ketua panitia, Budi Rahmadya.

Pembicara dalam konferensi internasional itu, Prof. Aris Junaidi, (Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi), Dr. S. Jimmy Gandhi (California State University, USA), Dr. Balazs Huszka (Universitas Brunei Darussalam, Brunei Darussalam), Ir. Adhi Siswaya Lukman (CEO PT Niramas Utama, Indonesia), Assoc. Prof. Tan Kay Chuan (AUN-QA) dan Prof. Aulia Siti Aisjah (Kepala QA Institut Teknologi Sepuluh November. (zk)




Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama