Awalnya Minta Diantar, Motor Korban Malah Dirampas



Terduga pelaku pencurian dengan kekerasan

SERDANG BEGADAI-Terduga pelaku pencurian dengan kekerasan ditangkap polisi. Modus yang digunakan pelaku dengan cara minta diantar, kemudian merampas motor korban.

Pelaku ditangkap di persembunyiannya di Kecamatan Tanjung Beringin, Serdang Bedagai, Sumatera Utara.

Peristiwa terjadi pada Sabtu (4/11) sekira pukul 00.30W di Gang Pekong Dusun XII, Desa Pekan Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Beringin, Serdang Bedagai.

Pelaku diamankan AA (21), warga Dusun I Keramat Asam, Desa Pekan Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Beringin, Sergai.

Pelaku ditangkap dalam kasus pencurian dengan kekerasan oleh tim Unit Reskrim Polsek Tanjung Beringin, Rabu (29/12/2021).

Korban M. Syahrifaldi, warga Dusun VII Jalan Pejuang, Desa Pekan Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai membuat pengaduan ke Mapolsek Tanjungberingin.

Kapolres Sergai AKBP Ali Machfud melalui Kapolsek Tanjungberingin, Iptu Tobat Sihombing didampingi Kanit Reskrim Ipda Qory O Siregar, Kamis (30/12/2021) menyebutkan, korban dari rumah menuju warung guna mencari makanan dengan membawa sepeda motor.

Setiba di warung makanan, korban memesan dan langsung memakan sambil mengobrol dengan teman temannya. Setelah selesai sekira pukul 00.30, korban pulang ke rumah di Jalan Pejuang Desa Pekan Tanjung Beringin.

Tiba-tiba datang seorang laki-laki mencegat korban dengan alasan meminta diantarkan ke tempat pelelangan ikan (TPI). "Namun saat itu korban menolak permintaan pelaku," kata kapolsek.

Kemudian, pelaku mengancam korban dan saat itu korban langsung turun dari sepeda motor miliknya. Tidak lama kemudian pelaku langsung merampas sepeda motor secara paksa.

"Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian Rp 20 juta dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Tanjung Beringin,"  katanya.

Hasil melakukan penyelidikan, tim  opsnal Unit Reskrim Polsek Tanjung Beringin mengetahui beradaan pelaku yang sedang  tidur di sebuah kamar milik orang tuanya.

Hasil introgasi, pelaku mengakui perbuatanya, namun dirinya berkilah hanya meminjam sepeda motor korban dan tersangka tidak melakukan ancaman atau pemaksaan terhadap korban.

Tersangka mengaku sepeda motor dijual seharga Rp2 juta kepada warga. Pembeli itu sedang dicari polisi. (affan)




Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama