Bupati Nias Barat Pimpin Apel Pasukan Operasi Lilin Toba


 Bupati Nias Barat bacakan amanat kapolri


GUNUNGSITOLI-Bupati Nias Barat, Khenoki Waruwu menjadi pembina apel dalam gelar pasukan Operasi Lilin Toba 2021  di lapangan apel Mapolres Nias, Kota Gunungsitoli, Kamis (23/12/2021).

Bertindak sebagai perwira apel, Kasat Lantas AKP Galih dan komandan apel Kanit Gakkum Sat Lantas Ipda B. Sianturi.

Apel ini diawali dengan pemeriksaan pasukan oleh pembina apel dilanjutkan dengan penyematan pita operasi Lilin Toba kepada perwakilan dari Sub Denpom 1/2–5 Nias, Kodim 0213 Nias, Sat Lantas, Sat Sabhara dan Dinas Perhubungan Gunungsitoli.   

Bupati Khenoki Waruwu membacakan amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kapolri sampaikan amanat yang bertema melalui apel gelar pasukan Operasi Lilin 2021, kita tingkatkan sinergi polri dengan instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Natal dan tahun baru.

Apel gelar pasukan itu dihadiri Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu, Wakapolres Nias Kompol Eniali Hulu, Dandim 0213 Nias oleh diwakili Pasi Ops Letda Inf. Letda M. Rambe, Danpos AL Gunungsitoli Kapten Laut Herry, Kadishub Kota Gunungsitoli Meiman K. Harefa, Kadishub Nias Barat T.R. Mendrofa, Kadis Perdagangan Nias Barat B. Gulo, Kabid Analisi Dampak Lalin Dishub N.S. Zalukhu dan lainnya. 

Amanat Kapolri

Kapolri dalam amanatnya menyampaikan, perayaan Natal dan tahun baru sudah menjadi bagian dari tradisi masyarakat Indonesia. 

Hal itu meningkatkan mobilitas dan aktivitas masyarakat, sehingga berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas dan kamseltibcarlantas serta penyebaran pandemi Covid-19.

Berdasarkan data Kemenhub, diprediksi 11 juta masyarakat akan melaksanakan mobilitas selama periode liburan Nataru. 

Kapolri menyampaikan, varian Omicron yang memiliki kecepatan penyebaran lima kali lebih cepat dari varian Delta. Situasi pandemi sudah terkendali, tingkat penularan berada di bawah angka satu, dengan positivity rate dan BOR rumah sakit berada di bawah standar WHO. 

Kesuksesan dalam mengendalikan laju Covid-19 ini, membuat Indonesia menempati peringkat pertama di Asia Tenggara dalam rangka pemulihan Covid-19 menurut indeks Nikkei.

"Tentunya capaian ini harus kita pertahankan dengan tetap waspada. Kita harus melakukan berbagai upaya pencegahan untuk menyelamatkan bangsa Indonesia dari bahaya pandemi Covid-19 dengan mengedepankan asas keselamatan rakyat sebagai hukum tertinggi salus populi suprema lex esto," jelas kapolri. (YAMONI)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama