Jalan Provinsi di Sei Rampah-Tanjung Beringin Rusak Berat



Warga melintas di jalan provinsi yang rusak


SERDANG BEDAGAI-Intensitas curah hujan yang cukup tinggi dan banjir yang panjang menyebab kan kondisi jalan provinsi di Kecamatan Sei Rampah dan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara rusak berat.

Kurang lebih sepanjang delapan kilometer jalan mengalami rusak berat pada beberapa desa yang berada di sepanjang jalan provinsi tersebut. Dari pantauan, Rabu (22/12/2021), terhitung dari Simpang Bedagai yang terletak di Desa Sei Rampah, hingga Desa Pematang Terang yang terletak di Tanjung Beringin jalan yang biasa di lalui masyarakat di penuhi lubang, walau pun tidak semua jalan mengalami rusak berat.

Sedangkan jalan provinsi tersebut melewati empat desa,Sei Rampah, Desa Pekan, Pematang Cermai dan Desa Pematang Terang.

Namun, ada beberapa titik yang mengalami rusak berat yaitu dimulai dari Simpang Bedagai Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah yang tepatnya di Dusun 3, Dusun 7 dan Dusun 8 yang di perkirakan mengalami kerusakan sepanjang satu kilometer. Kemudian untuk Kacamatan Tanjung Beringin berada di Desa Pekan Tanjung Beringin diperkirakan satu kilometer, di Desa Pematang Cermai di perkirakan tiga kilometer dan Desa Pematang Terang di perkirakan tiga kilometer yang mengalami rusak berat.

Menurut Kepala Desa Pematang Cermai, Misdi warganya sudah resah terkait kerusakan jalan tersebut dan sempat banyak warga saat berkendara dengan sepeda motor terjatuh di lubang yang berada di jalan tersebut. Selain warganya, banyak juga truk yang melintas di jalan tersebut terguling atau pun terperosok di lubang-lubang yang berada di jalan tersebut.

"Sejak saya dilantik pada 2019, jalan tersebut sudah rusak, sekarang malah lebih parah lagi. Terhitung di 2020 jalan tersebut lubangnya sudah dalam dan ada yang mencapai 50 sentimeter, namun warga berusaha menambal lubang-lubang tersebut dengan batu dan tanah, tapi sekarang lubang yang pernah ditambal warga secara swadaya tersebut melebar dan tambah dalam. Ditambah lagi sekarang sering hujan jadi air terus menggenangi lubang itu," katanya.

Misdi berharap pada Gubernur Sumatera Utara agar segera menganggarkan untuk pembangunan jalan tersebut karena jalan itu merupakan akses penting untuk menghubungkan dua kecamatan yang menjadi kewenangan provinsi.

Heri, warga Dusun 1 Desa Pematang Cermai mengatakan, masyarakat berharap pemerintah provinsi dalam hal ini gubernur agar membangun jalan di desanya karena masyarakat kesulitan karena jalan rusak berat.

Kepala Desa Pematang Terang, Lammartua Silaen mengatakan, jalan provinsi di desanya juga mengalami kerusakan dengan lubang di mana-mana. Dia berharap kepada gubernur agar segera memperbaiki jalan di desanya. (affan)




Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama