Pemuda Labuhan Angin Gunungsitoli Salurkan Bantuan Bagi Korban Banjir


 Para pemuda yang memberikan bantuan pada korban banjir

GUNUNGSITOLI-Sejumlah pemuda dari Komunitas Pemuda Labuhan Angin dan sekitarnya yang berslogan "Zaota L.A", terpanggil hatinya untuk menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir di wilayah Kota Gunungsitoli.

Kedatangan pemuda mengantarkan bantuan bagi korban banjir itu didampingi pendeta Firman Zega dan Oinike Harefa serta pengurus Komunitas Zaota L.A dari Pelabuhan Angin dari Kota Gunungsitoli dan diterima Reni Cahyati Mutisari selaku pimpinan Kandang Boekoe yang berada di Jalan Pelita Damai, Minggu (19/12/2021).

Adapun bantuan yang diserahkan berupa sembako yang berisi kebutuhan pokok diantaranya beras, mie instan, telur, minyak makan, gula dan obat obatan serta bantuan materi ikut diserahkan.

Ketua Pemuda Zaota L.A, Tona Lase mengatakan, bantuan diberikan terdorong keprihatinan secara spontanitas yang mendalam pda korban banjir. Pemberian bantuan dengan tujuan bisa meringankan beban yang sedang dihadapi korban bencana banjir.

"Jadi aksi spontanitas ini sebagai bentuk rasa empati kepedulian pemuda dari Labuhan Angin kepada warga yang tertimpa musibah di beberapa titik bencana banjir di wilayah kota Gunungsitoli, " katanya.

Dengan aksi ini, pemuda berharap dapat menumbuhkan kebersamaan dalam internal organisasi atau komunitas dan para korban yang terdampak. "Apapun bentuknya dan berapapun jumlahnya, kebaikan itu akan menular kepada orang lain terlebih kepada yang tertimpa musibah, " jelas Tona.

Okfanaroo Harefa selaku tokoh pemuda juga sekaligus politisi dari Partai NasDem menyampaikan, komunitas Zaota L.A siap membantu yang terdampak bencana seperti ini dan juga siap melayani bedah rumah untuk memberikan rumah layak huni bagi warga desa yang kurang mampu.

"Selain bencana,  kami dari komunitas ini siap membantu jika ada rumah yang tidak layak huni untuk direnovasi secara swadaya, " katanya.

Reni Cahyati Mutisari berterimakasih atas donasi yang disalurkan oleh pemuda dari komunitas Pelabuhan Angin. "Bantuan ini akan meringankan beban saudara kita yang berdampak banjir," katanya.

Ditambahkan, bantuan yang diberikan sangat dibutuhkan warga berdampak korban banjir. "Semoga ke depan ada komunikasi yang lebih baik lagi agar kita bisa bekerjasama membantu masyarakat yang sangat membutuhkan, " ucapnya.

Ditambahkan Reni, Kandang Boekoe sudah banyak menerima bantuan bencana alam dari berbagai instansi dan lembaga. "Nanti bersama rekan dari PKPA dan CDRM-CDS akan bersama mengunjungi titik bencana yang sudah ada dapur umum, khususnya di Gunungsitoli," jelasnya. (YAMONI)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama