Satgas Nemangkawi dan Polres Nabire Ringkus DPO Penjual Amunisi


 Kombes Ahmad Musthofa Kamal 


JAYAPURA-Personel gabungan Satgas Nemangkawi dan Polres Nabire berhasil meringkus dua DPO, masing-masing AU alias A alias BM dan DW,  Jumat (3/12/2021) di Jalan Poros Wadio-Wanggar, Kabupaten Nabire.

 Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, kedua pelaku telah dibawa ke Jayapura dengan menggunakan Wings Air dan sudah berada di Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis sehingga mempermudah penyidik melakukan pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut terhadap kedua pelaku.

Dijelaskan Ahmad Musthofa Kamal, Sabtu (4/12/2021) menyebutkan, awalnya personel gabungan melakukan penyelidikan keberadaan dua DPO penjual amunisi di Kabupaten Nabire. Tim melihat pelaku mengendarai motor di Jalan Poros Wadio-Wanggar.

Kemudian, tim melakukan pengejaran dan saat diberhenti di depan SMK Negeri 2 Jalan Poros Wadio-Wanggar, namun pelaku melarikan diri dengan berkendara motor kecepatan tinggi. 

"Sesampai di depan Jalan Poros Wadio-Wanggar tepatnya di jalan masuk TOR, pelaku berhenti dan turun dari motor berupaya melarikan diri. Selanjutnya dilakukan pengejaran dan tembakan peringatan, namun pelaku masih berupaya melarikan dan melakukan perlawanan sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur," kata Musthofa Kamal.

Kemudian, personel gabungan membawa kedua pelaku ke RSUD Nabire untuk dilakukan tindakan medis.

Kemudian pada Sabtu (4/12/2021), kedua pelaku dibawa ke Jayapura dengan menggunakan Wings Air, selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Sebelumnya pada 27 Oktober 2021, personel gabungan berhasil mengamankan dua oknum yang diduga melakukan penjualan amunisi kepada kelompok kriminal bersenjata.

Kedua pelaku diamankan di Girimulyo Kabupaten Nabire berinisial AS dan JP. Setelah dilakukan pemeriksaan diketahui DPO, ats nama AU alias A alias BM dan DW terlibat dalam kasus tersebut.

Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui AU alias A alias BM berperan membeli amunisi 80 butir dari tersangka AS dengan harga Rp12.800.000 di Wonorejo Kabupaten Nabire pada 27 Oktober 2021. (farid)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama