Bupati Darma Wijaya Apresiasi Program Geser Muse


 Bupati letakkan batu pertama pembangunan mushalla


SERDANG BEDAGAI-Bupati Serdang Bedagai (Sergai), Darma Wijaya letakkan batu pertama pembangunan Mushalla Fathul Ilmi 2 di SDN 102116 Gunung Pamela, Kecamatan Sipispis, Jumat (31/12/2021). 

Bupati memberikan apresiasi atas realisasi program Gerakan Seratus Mushola Sekolah (Geser Muse) oleh Asosiasi Guru Pendisikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Kabupaten Serdang Bedagai.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada AGPAII Sergai yang membantu kami dalam menjadikan Serdang Bedagai sebagai kabupaten maju terus, mandiri, sejahtera, dan religius. Dimana program pembangunan 100 mushola ini masuk dalam sisi religius," ucapnya.

Menurut Darma, pembangunan akan lebih ringan jika dilakukan dengan gotong royong. Baginya, program Geser Muse ini sudah bagus dan jadi wujud gotong royong tersebut. "Ini sudah bagus. Harapannya satu bulan bisa satu mushola dibangun. Sehingga targetnya cepat selesai," imbuhnya. 

Ketua Geser Muse, Muhammad Ramli  menuturkan, program ini berangkat dari keprihatinannya dengan tidak adanya mushola di sekolah negeri. "Pembelajaran agama ini harus punya pendukung. Harapannya praktik yang dilakukan di kelas, bisa didukung dengan kehadiran mushalla ini," katanya.

Ramli menuturkan, Geser Muse sudah membangun satu mushola dengan nama Fathul Ilmi 1 di Desa Pematang Sijonam Kecamatan Perbaungan. "Mushalla pertama kita bangun di SDN 107826 Pematang Sijonam pada 7 Oktober silam sekaligus pencanangan gerakan Geser Muse," katanya.

Adapun target yang ditetapkan untuk ketuntasan ini sampai 10 tahun. Namun, harapannya bisa selesai sebelum target. Ia mengharapkan dukungan pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pendidikan. 

"Bukan hanya program mushalla, kami juga berharap di sekolah-sekolah juga bisa diterapkan infak setiap Jumat," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Suwanto menyampaikan dukungan penuh untuk meningkatkan sisi religus anak didik dengan penerapan infak Jumat. Gerakan ini pun akan direalisasikan mulai 2022.

"Dari Disdik merespon positif. Sangat mengapresiasi dan mendukung gerakan semangat berinfaj di hari Jumat. Bukan hanya siswa beragama musli, tapi akan kita terapkan juga dengan tenaga pendidik di SD dan SMP," pungkasnya. (affan




Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama