Gusrizal Datuak Saluak Basa, Dosen Bahasa Indonesia di Australia


 Wali Kota Fadly Amran dan Gusrizal Datuak Saluak Basa. (kominfo)


PADANG PANJANG-Seorang putra Sumatera Barat jadi dosen bahasa Indonesia di Australia. Nama dosen itu, Gusrizal Datuak Saluak Basa. Orang Australia memang tertarik untuk belajar bahasa Indonesia.

Sebagai kota pendidikan, Padang Panjang di bawah kepemimpinan Wali Kota Fadly Amran terus menjalin kerja sama bidang pendidikan dengan berbagai pihak di dalam dan luar negeri. Ke depan, Wako Fadly merencanakan akan bekerja sama dengan Australia.

Rencana kerja sama bidang pendidikan itu, terungkap saat menerima kunjungan Gusrizal Datuak Saluak Basa di ruang kerja wali kota, Jumat (21/1/2022). Gusrizal saat ini aktif mengajar sedagai dosen bahasa Indonesia di Victoria, Australia.  

Gusrizal mengatakan, kebanyakan masyarakat di Australia sangat tertarik untuk mempelajari budaya Indonesia. Namun selama ini masih beberapa daerah yang menjadi tujuan pembelajarannya.

"Biasanya para pelajar dan guru di Australia hanya berkunjung ke tiga daerah di Indonesia. Yakni Bali, Yogyakarta dan Bandung. Jadi kalau bisa, kita berencana untuk menarik kunjungan itu ke Sumbar ini," ungkap Gusrizal yang dikutip dari Kominfo.

Menurut Gusrizal, adat dan budaya yang ada di Sumatera Barat (Sumbar) ini juga sangat bagus untuk di pelajari. Ia yakin para guru dan pelajar Australia akan tertarik dengan budaya di Sumbar ini.

"Jika disetujui, kami siap untuk menjembatani dan mengajak Dubes Australia untuk datang ke Padang Panjang. Semoga niat baik kita ini dapat terwujud segera," tutur Gusrizal.

Fadly Amran sangat menyambut baik rencana kerja sama itu. Disampaikan Fadly, selama ini Pemko Padang Panjang telah menjalin kerja sama dan mengirim para pelajar ke luar negeri, seperti Amerika dan Jepang.

"Apabila ada kesempatan untuk bekerja sama dengan Australia, kita menyambut baik hal itu. Nanti kita bisa buat program pertukaran guru dan pelajar Indonesia dan Australia," ungkap Fadly.

Dikatakan Fadly, dengan adanya rencana program pertukaran pelajar ini, akan membuka wawasan dan cakrawala para pelajar untuk menata masa depannya. (*)






Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama