Padang Panjang Berlakukan PTM 100 Persen


 Siswa ikuti pelajaran yang diberikan guru di kelas. (kominfo)


PADANG PANJANG-Pembelajaran tatap muka (PTM) mulai Senin (10/1/2022) diterapkan  100 persen di Padang Panjang, setelah dua bulan lebih Kota Serambi Mekkah ini berada dalam status PPKM Level 1. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), M. Ali Thabrani kepada Kominfo mengatakan, ketetapan ini mengacu kepada Instruksi Menteri Dalam Negeri dan Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri  Dalam Negeri.

“Dalam Imendagri dinyatakan Padang Panjang berada pada level 1. Kedua, SKB 4 menteri dinyatakan bagi satuan pendidikan yang berada pada PPKM Level 1 dan 2 boleh PTM 100 secara terbatas. Syaratnya, Level 1 guru atau tenaga pendidik (GTK) telah  vaksin 80 persen, lansia 50 persen ke atas. Itu yang jadi dasar,” katanya. 

Ali menyebutkan, pembelajaran dilaksanakan enam jam dengan menerapkan protokol kesehatan. “Jam belajar tidak boleh  melebihi enam jam. Prokes harus tetap dijalankan. Tim Monitoring akan melakukan pengawasan ke sekolah,” ujarnya.

Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar, Muji Sirwanto menyampaikan, keputusan memulai PTM 100 persen ini, juga berdasarkan pada  rapat Pemko beberapa waktu lalu yang dihadiri asisten I, Disdikbud, BPBD Kesbangpol, Dinas Kesehatan, Kantor Kemenag dan Satpol PP. 

“Disepakati PTM 100 persen, jalan dengan catatan tetap dilkakukan monitoring oleh tim terpadu,” jelasnya. (*)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama