Satresnarkoba Polres Pasaman Barat Amankan 56 Paket Ganja Kering


 Kasat Resnarkoba, AKP Eriyanto (pakai baju biru) berikan keterangan pada wartawan.


PASAMAN BARAT-Satuan Reserse Narkoba Polres Pasaman Barat amankan 56 paket ganja kering siap edar. Narkotika itu didatangkan dari luar Sumbar.


Satuan Reserse Narkoba Polres Pasaman Barat adakan jumpa pers, Sabtu (8/1/2022) tentang penungkapan kasus ganja itu. Jumpa pers dipimpin Kasat Resnarkoba AKP Eri Yanto didampingi Kabag Sumda Kompol Muzhendra serta Kasi Propam Iptu Ralim.

Pengungkapan tindak pidana narkotika jenis ganja, Jumat (7//1/2022) sekira pukul 04.45 di Jembatan Kampung Baru, Jorong Aek Napal, Kenagarian Batahan, Kecamatan Ranah Batahan, Pasaman Barat.

Tim Opsnal Satresnarkoba yang dipimpin AKP Eri Yanto tersebut, mengamankan empat tersangka, LS (28), DA (30), JB (40) serta DAN (32). Para tersangka memiliki peran yang berbeda-beda dalam perkara ini.

Menurut Eri Yanto, ganja kering tersebut akan diedarkan di wilayah Pasaman Barat. Barang bukti yang berhasil disita petugas dari empat tersangka, 55 paket besar narkotika jenis ganja kering, satu paket sedang narkotika jenis ganja kering, dua karung plastik ukuran besar, satu mobil, empat alat komunikasi berupa telepon genggam dan 1 buah TNKB (tanda nomor kendaraan bermotor).

Kasat Resnarkoba menginformasikan, pengungkapan berawal pada Desember 2021. Waktu itu, anggota Satresnarkoba mendapat informasi dari masyarakat, tersangka DA (30) pernah memasukkan ganja yang berasal dari Panyabungan, Sumatera Utara ke daerah Paraman Ampalu, Kecamatan Gunung Tuleh, Pasaman Barat.

Berbekal informasi tersebut, tim Opsnal Satresnarkoba bergerak cepat. Pada Jumat (7/1/2022), tim opsnal melaksanakan pemeriksaan jalan di jembatan Kampung Baru, Jorong Aek Napal, Kenagarian Batahan. Sekitar pukul 04.45, petugas menghentikan mobil yang dicurigai membawa ganja kering dan didapati empat tersangka tersebut bersama barang bukti yang lainnya.

Menurut tersangka, barang bukti berupa 56 paket ganja kering yang dibalut dengan lakban plastik warna kuning ini didapat melalui perantara dari seorang narapidana Muaro Padang yang berinisial AS yang merupakan tersangka Satresnarkoba Polres Pasaman Barat pada 2020 yang telah divonis hukuman penjara selama lim tahun dan tiga bulan. (BOBI)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama