Soal SK BPD Desa Soewe, Camat Gido dan Kades Beda Keterangan


 Anggota BPD Desa Soewe, Yuniziduhu Waruwu


NIAS-Surat keputusan dalam mengesahkan penetapan susunan kelembagaan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Soewe, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias, Sumatera Utara periode 2021-2027 menimbulkan polemik berkepanjangan.


Camat dan kepala desa memberikan keterangan yang berbeda. Surat keputusan yang beredar itu dinilai BPD ada kekeliruan. Kekeliruan itu, akibat terbitnya dua surat keputusan dari pihak pemerintah dan ditandangi Camat Jellysman dengan Nomor :141/29/2021 tertanggal 16 Desember 2021.

Camat Gido, Jellysman B Geya membenarkan surat putusan BPD Desa Soewe, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias telah diserahkan kepada kepala desa. "Yang benarnya, tanyakan kepada Kepala desa dan saya berhubungan langsung kepada kepala desa dan saya sudah kasih suratnya ke kepala desa," tutur Camat yang dikutip dari Nias Laskarmedia.com.

Kepala Desa Soewe, Mariyono Laoli, saat dikonfirmasi, Jumat (31/12/2021) menyatakan, tidak punya urusan terhadap surat keputusan tersebut.

Salah seorang anggota BPD Desa Soewe, Yuniziduhu Waruwu mengatakan, ada apa sebenarnya di balik kedua surat keputusan itu yang dikeluarkan camat dan apakah SK camat yang beredar luas itu benar atau ada pihak lain yang membuat.

"Kita sebagai BPD ingin mengetahui SK itu dan perlu diklarifikasi, apakah benar, atau hoax. Tentu Pak Camat yang paling tahu," ungkapnya.

Dikatakannya, menilai dengan adanya keputusan dualisme kepengurusan yang dikeluarkan camat dan pihaknya sangat kecewa serta seakan-akan diadu domba.

"Kita telah menyurati pihak DPRD Kabupaten Nias untuk melakukan rapat dengar pendapat (RDP). Mudahan RDP terselesaikan, sehingga persoalan jadi terang benderang," katanya. (YAMONI)




Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama