Tritayanti Gulo Kaget Saat Vaksinasi, Datanya Digunakan di Nias Barat


 Sejumlah warga jalani pemeriksaan jelang vaksinasi


GUNUNGSITOLI-Tritayanti Darma Putri Gulo (26), warga Desa Fadoro, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli kaget lantaran tidak bisa mendapatkan penyuntikan vaksin Covid-19 tahap pertama.

Awalnya, dia hendak ikut vaksinasi yang diselenggarakan DPD Partai NasDem dan Yayasan YEM serta bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli di gedung serbaguna Gereja Amin Helefanikha, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, Jumat (14/1/2022).

Tritayanti menuturkan, dirinya terkendala administrasi, meski telah melalui rangkaian pemeriksaan kesehatan. Dia akhirnya gagal mengikuti vaksinasi pertama.

"Petugas kesehatan menolak karena nomor induk kependudukan (NIK) dan nama saya telah terdaftar dalam server pusat dan telah terkonfirmasi mendapat suntikan vaksin Covid-19 tahap pertama di wilayah Kabupaten Nias Barat," jelasnya.

Dijelaskan, dia belum pernah divaksin dan baru kali ini saja mau mengikuti Vaksinasi pertama. Ternyata ketika diverifikasi NIK sudah dipakai satu kali.

"Saya berharap kepada instansi yang berwenang terutama Satgas Penanganan Covid-19 di segala tingkat bisa mengusut tuntas kasus tersebut karena saya khawatir NIK dan nama saya dipergunakan untuk hal-hal yang merugikan," harapnya.

Salah seorang petugas, Niscayaman Gea sebagai Pelaksana Harian KTU UPTD Puskesmas Idanoi Tolamaera membenarkan memang ada sekitar delapan orang yang gagal menerima vaksinasi terkendala terkait administrasi, meskipun telah melalui rangkaian pemeriksaan kesehatan.

"Pas verifikasi ternyata NIK dan nama mereka terkendala karena dalam server pusat telah terkonfirmasi mendapat suntikan vaksin Covid-19 tahap pertama di wilayah Nias barat dan Nias Selatan, " katanya. (YAMONI)




Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama