Banyak Perantau Galo Gandang Jadi Pedagang di Tanah Abang


 Bupati Tanah Datar bersama perantau Galo Gandang


JAKARTA-Bupati Tanah Datar Eka Putra didampingi sejumlah pejabat silaturahim dengan Pengurus Inti Ikatan Keluarga Perantau Galo Gandang Jaya (IKAPGA Jaya) Sabtu, (19/2/2022) di Jakarta. 


Pada pertemuan tersebut bupati menyampaikan beberapa informasi terkait program unggulan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar. 

"Ada 10 program unggulan 2021 - 2026, di antaranya yang baru dilaunching awal Februari ini, program bajak gratis yang bertujuan untuk meringankan beban petani dalam mengolah lahan pertanian terutama lahan basah atau sawah," katanya yang dikutip dari Prokopim Setda Tanah Datar.

Selain itu, tambah Eka, juga ada program satu nagari satu event, yang tujuannya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan juga pariwisata di Tanah Datar. 

"Dengan progul satu nagari satu even, kita mendorong 75 nagari di Tanah Datar mampu membuat even nagari, sehingga berdampak terhadap keanekaragaman potensi wisata dan juga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat," ujar Eka.

Bupati berharap penguatan organisasi perantau perlu menjadi perhatian bersama, sehingga silaturahmi dan komunikasi terus terjaga. 

"Dengan komunikasi yang baik antara pemerintah daerah bersama perantau, tentunya perhatian serta dukungan perantau untuk kampung halaman tidak pernah berkurang dalam membangun kampung dan nagari," tukas Eka.

Ketua IKAPGA Jaya M. Dt Gindo Sinaro menyampaikan terima kasih dan merasa bangga  atas kunjungan bupati beserta rombongan. 

"Kami para perantau yang tergabung dalam IKAPGA sangat mendukung program-program pemerintah daerah, khususnya di Jorong Galo Gandang Nagari III Koto Kecamatan Rambatan," ujar M. Dt. Gindo Sinaro. 

Dia juga mengatakan bahwa perantau Galo Gandang yang ada di Jakarta saat ini jumlahnya sekitar 800 kepala keluarga atau lebih kurang 3.000 jiwa yang mayoritas  berdagang di Tanah Abang. (*)







Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama