Presiden Serahkan SK, Lahan di Sumbar Jangan Terlantar

 Pejabat Sumbar perlihatkan sertifikat bagi penyerahan hutan


PADANG-Presiden Joko Widodo menyerahkan Surat Keputusan Hutan Sosial dan Tanah Objek Reforma Agrarian (TORA) Sumatera Barat beserta 19 provinsi lainnya secara virtual dari Danau Toba, Sumatera Utara, Kamis (3/2/2022). 


Secara resmi, capaian hutan sosial hingga Januari tahun ini mencapai 7.479 unit SK, seluas lebih dari 4.9 juta hektare di seluruh Indonesia.

Sementara untuk Sumatera Barat, telah terbit 161 unit SK dengan total luas 227.871 hektare, delapan unit SK seluas 9.033 hektare diserahkan hari ini.

Meresmikan penyerahan SK Hutan Sosial dan TORA tersebut, Presiden Joko Widodo mengatakan penerbitan SK ini akan terus dilakukan sebagai upaya menggerakkan perekonomian, pemulihan lingkungan dan pemanfaatan hutan melalui agroforestry. 

"Setelah menerima SK, segera manfaatkan lahan yang ada, 50 persen tanami dengan tanaman berkayu, sisanya bisa ditanami tanaman musiman seperti jagung, kedelai, kopi dan komoditas lainnya," pesan Presiden Joko Widodo.

Presiden mengingatkan agar lahan yang sudah diberikan harus betul-betul dipakai untuk kegiatan produktif, jangan diterlantarkan, apalagi dipindah tangankan. Ia menerangkan, untuk pemanfaatan lahan itu, pemerintah telah menyiapkan program-program pembinaan bagi petani hutan.

"Lahan yang sudah diberikan harus dimanfaatkan secara optimal, tidak boleh diterlantarkan, apalagi dijual, begitu ketahuan bisa kita cabut SK-nya. Pemerintah tidak main-main, sebelumnya tiga juta hektare dicabut karena bertahun-tahun tidak dimanfaatkan," katanya.

Wagub Sumbar, Audy Joinaldy kembali menegaskan arahan Presiden Jokowi kepada para penerima SK. Wagub mendorong agar penerima SK membentuk kelompok hutan sosial agar dapat memperoleh bantuan dari pemerintah provinsi untuk optimalisasi fungsi lahan-lahan tersebut.

"Ini program strategis nasional. Setelah menerima SK, seperti arahan presiden, kita harus dapat memanfaatkan secara optimal, tanami, selain agroforestry bisa juga dilakukan silvopastur, silvofishery, pembibitan, banyak lagi cara. Ajukan proposal untuk bantuan ke pemprov, nanti akan kita bantu lewat dinas terkait, jangan sampai ada lahan yang menganggur," ujar wagub. (Dinas Kominfotik Sumbar)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama