Honor Guru Tahfiz SD dan SMP di Payakumbuh Naik Dua Kali Lipat


Kepala Dinas Pendidikan Payakumbuh, Dasril 


PAYAUMBUH-Sebanyak 76 guru tahfiz SD dan SMP negeri seberbahagia karena Pemerintah Kota Payakumbuh telah menaikkan dana insentif mereka pada 2022.


Kepala Dinas Pendidikan Dasril didampingi Kabid PTK Danil Defo, Kamis  (31/3/2022) mengatakan, Pemerintah Kota Payakumbuh merupakan yang pertama di Sumatera Barat menganggarkan insentif bagi para guru honor, tahfiz dan guru TPA. Untuk 2022 ada 66 di SD negeri dan 10 di SMP negeri, gurunya ada dari sekolah, ada juga guru yang didatangkan dari luar sekolah dan tentunya telah memenuhi kriteria yang diminta pemerintah.

Pada tahun ini, besaran insentifnya Rp400 ribu per orang dan lebih besar dibanding 2021 yang honor guru tahfiz SD Rp164 ribu dan untuk guru tahfiz SMP Rp.200 ribu.

"Pada 2022, insentif guru tahfiz di sekolah swasta tidak lagi kita anggarkan, urusan insentif guru tahfiz di sekolah swasta diserahkan kepada yayasan karena dianggap mampu secara finansial lembaga," kata Dasril.

Ditambahkan Dasril, tidak hanya pembelajaran tahfiz saja, guru tahfiz juga diminta membimbing dan memantau ibadah anak di sekolah selama program berjalan.

"Pemerintah mengevaluasi sejauh mana kemampuan anak melalui lomba dan wisuda tahfiz. Kita juga sudah punya target minimal satu sekolah negeri ada yang wisuda tahfiz, dengan target hafalan disesuaikan dengan tingkat capaian hafalan anak atau jumlah juz yang dihafalnya," terangnya.

Dasril menyampaikan, pihaknya mendorong sekolah baik negeri maupun swasta mensupport dengan cara lain, selain anggaran yang telah dianggarkan di dinas pendidikan, supaya optimalisasi program tahfiz bisa dikembangkan sekolah.

"Kami tetap akan terus menggerakkan ruh Islam di Payakumbuh, guru tahfiz memiliki peran penting di tengah sendi kehidupan masyarakat, melalui mereka lahir para qori, hafiz, imam, mubaligh, dan calon-calon pemimpin masa depan. Eksistensi guru tahfiz harus kita perhatikan," pungkasnya.  (AA)




Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama