Ijazah Tamatan SMPN 3 Hiliserangkai Tertahan, Ini Penjelasan Dinas Pendidikan

Faozanolo Zai


NIAS-Pemerintah Kabupaten Nias melalui Dinas Pendidikan menanggapi serius terkait informasi sejumlah pelajar SMP Negeri 3 Hiliserangkai, Kabupaten Nias, Sumatera Utara yang lulus tahun ajaran 2020/2021, namun belum menerima ijazah asli.


"Sebanyak 41 tamatan belum menerima ijazah kelulusan hingga sekarang. Pemberian ijazah itu terkendala pihak kepala sekolah setempat sudah meninggal dunia," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan, Faozanolo Zai, Rabu (9/3/2022).

Faozanolo Zai menjelaskan, persoalan ini sudah pernah disampaikan pelaksana harian kepala sekolah tersebut, tetapi hanya secara lisan, bukan tertulis. "Karena ini kepentingan masyarakat dan telah kita tindak lanjut dan menelusuri persoalan keberadaan ijazah tersebut. Blangko ijazah berada di rumah kepala sekolah lama (almarhum) serta disimpan di lemari dan belum ditandatangani serta nilai ujian sebagian belum terisi," ungkapnya.

Dikatakannya, Dinas Pendidikan Kabupaten Nias telah menangani dengan memproses ijazah tersebut dan dalam waktu tidak terlalu lama akan disampaikan kepada siswa, sesudah ada kepala sekolah yang defenitif karena saat ini masih posisi pelaksana harian.

Pihak Dinas Pendidikan akan berusaha mencari informasi keberadaan tamatan yang sudah melanjutkan ke SMA/SMK dengan tujuan memberi pemahaman di setiap sekolah tersebut, bahwa ijazah itu sedang dalam proses dan ijazahnya terkendala karena kepala sekolah sudah meninggal dunia.

"Sebanyak 41 siswa tersebut benar-benar sudah lulus. Kapan siapnya ijazah itu, tidak bisa saya pastikan dan akan bertanggungjawab untuk diproses. Kami tidak membiarkan begitu saja, tapi mengawal sampai selesai nantinya," kata kepala dinas. (YAMONI)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama