Pemko Solok Ajak Ormas Tingkatkan Komunikasi


 Wali kota buka sosialisasi bagi ormas dan paguyuban


KOTA SOLOK - Wali Kota Solok, Zul Elfian Umar buka kegiatan sosialisasi pembinaan masyarakat yang diikuti 30 pengurus organisasi dan paguyuban. Kegiatan di aula Kesbangpol, Kamis (10/3/2022).


Pembukaan kegiatan itu dihadiri Kakan Kesbangpol Hendrizal, serta ketua ormas dan paguyuban. Zul Elfian Umar mengatakan, salah satu tujuan didirikannya organisasi masyarakat guna melestarikan dan memelihara norma, nilai, moral, etika dan budaya yang hidup dalam masyarakat serta mengembangkan kesetiakawanan sosial, gotong royong dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat dan juga diharapkan mampu menjaga, memelihara dan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. 

Pemerintah daerah selaku pembina organisasi masyarakat, berharap fungsi ormas sebagai penyalur aspirasi masyarakat dan pemberdayaan masyarakat serta pemenuhan pelayanan sosial dapat betul-betul terwujud di Kota Solok. 

Kiprah Ormas dan paguyuban dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara sangat memberi arti penting guna terwujudnya pembangunan nasional seutuhnya, pandangan, masukan dan pertimbangan dari ormas dan panguyuban terhadap pelaksanaan perencanaan dan program pembangunan sangat dibutuhkan demi tercapainya tujuan NKRI.

"Dengan persepsi yang sama, maka sesungguhnya dapat dibangun sebuah sinergi dan jalinan kerjasama yang optimal dan produktif antara lembaga pemerintah dan lembaga masyarakat dari berbagai elemen guna melaksanakan setiap program dan kegiatan yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," sebutnya

Wali kota mengatakan, ormas dan paguyuban juga memiliki tugas dan beban moral senantiasa mengomunikasikan dan menjelaskan kepada masyarakat secara konsisten tentang kiprah atau langkah yang telah dan akan dilakukan serta tujuan yang hendak dicapai dari arti pendirian sebuah ormas atau paguyuban kepada anggotanya.

Wali kota mengajak kepada seluruh pengurus dan anggota ormas atau paguyuban untuk memelihara komunikasi dan koordinasi antara sesama ormas dan paguyuban dengan Pemerintah Kota Solok sehingga terjalin komunikasi dan koordinasi yang baik dan lebih giat lagi berpartisipasi aktif pada setiap kegiatan-kegiatan pembangunan yang diselenggarakan pemerintah daerah.

Hendrizal mengatakan, saat ini di Kota Solok terdapat 137 ormas, dimana 36 ormas terdaftar, sementara 101 ormas belum terdaftar dan ada yang sudah habis masa berlakunya. (SIS)




Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama