Pemko Solok Miliki Layanan Terintegrasi

Foto bersama setelah peluncuran layanan terintegrasi


KOTA SOLOK - Dalam upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat, Pemko Solok luncurkan layanan terintegrasi one for eleven.  Inovasi itu diluncurkan Wakil Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra yang ditandai dengan pemukulan gong, sekaligus diresmikan kepindahan Kantor Dukcapil dan Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).


Kegiatan itu diselenggaarakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama Kota Solok di aula bersama Kantor Dukcapil-Satpol PP, Selasa (1/3/2022).

Inovasi ini merupakan satu layanan menghasilkan 11 dokumen, yang terdiri dari lima dokumen dari KUA setempat (dua buku nikah, dua sertifikat screening/konseling, satu kartu nikah) dan enam dokumen dari Dukcapil (tiga kartu keluarga, dua KTP, satu sertifikat layanan terintegrasi).

Hadir dalam peresmian itu, Sekretaris Daerah Syaiful A, para asisten sekda, kepala OPD dan lainnya. Wakil wali kota menyampaikan ucapan selamat kepada Disdukcapil dan Satpol PP atas penempatan tempat baru dalam bertugas. 

“Alhamdulillah, walau bukan bangunan baru, namun setidaknya kita sudah berada di lingkungan dan suasana baru yang diharapkan dapat menambah semangat dalam melaksanakan tugas,” ungkap wakil wali kota. 

Wakil wali kota menyebutkan, pemerintah kota menempatkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke pusat kota, tepatnya di bekas gedung DPRD yang sebelumnya dimanfaatkan Klinik Tumbuh Kembang Anak Puskesmas Tanah Garam yang pindah operasional ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Solok di Banda Panduang. 

"Hal ini dalam rangka semakin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Kami sangat berterimakasih sekaligus sangat mengapresiasi atas inovasi baru one for eleven ini. Kami bersyukur dengan adanya kerjasama antara Disdukcapil dengan Kementerian Agama. Kami yakin dan percaya kalau kerjasama ini akan memberikan manfaat dan dapat memberikan solusi atas sebagian permasalahan kependudukan," ujarnya. 

Kasat Pol PP mengakui, dengan kantor baru dan tempat baru memiliki suasana yang baru. “Semoga dengan kantor baru dan suasana baru ini menjadikan kami semangat lagi untuk bekerja, kedepannya banyak tugas tugas berat yang akan kita rangkum, mudahan tugas kita dapat kita laksanakan dengan baik,” harapnya. 

Kepala Disdukcapil Ratna Wati menjelaskan, ini wujud keseriusan pemko yang bertekad selalu meningkatkan pelayanan masyarakat. ”Tujuan dari inovasi ini agar masyarakat yang melangsungkan pernikahannya pada hari itu, bisa langsung mendapatkan 11 dokumen tersebut tanpa harus repot-repot ke Disdukcapil. Ini berkat kerjasama yang baik antara operator Dukcapil dan KUA,” ungkapnya. (SIS)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama