Polisi Sita 256 Obat Tanpa Izin di Nabire

 Tersangka dan barang bukti yang diamankan


NABIRE-Satuan Reserse Narkoba Polres Nabire melakukan penangkapan terhadap penjual obat tanpa izin dan tanpa resep dokter di pasar Karang Tumaritis dan di rumah pelaku, Distrik Teluk Kimi.


Penangkapan tersebut dilakukan karena tersangka menjual obat dalam daftar golongan G tanpa izin edar. Dari tempat-tempat itu, petugas menyita 256 obat.

Kapolres Nabire, AKBP I Ketut Suarnaya melalui Kasat Narkoba Iptu Syafri Jido mengatakan, pengungkapan tindak pidana sehubungan dengan maraknya penjualan obat-obatan tanpa izin edar dari BPOM.

Dari kasus tersebut, kata kasat, Satuan Reserse Narkoba, kemudian melakukan pengembangan dan diketahui, kasus tersebut tidak hanya terjadi di pasar, namun disimpan di rumah tersangka.

"Ternyata tersangka ini tidak hanya di menjual di pasar saja, makanya kemarin kita lakukan penyelidikan dan kita menemukan di rumah tersangka," kata Kasat Syafri Jido, Sabtu (26/3/2022).

Tersangka menjual obat ke masyarakat tanpa menggunakan resep dokter. Padahal, untuk penjualan obat daftar G harus dilengkapi dengan resep dokter.

"Tersangka menjual atau mengedarkan obat-obatan tersebut kepada konsumen tanpa resep dokter, tersangka pun tidak dapat menunjukkan dokumen perizinan apotek dan izin apoteker," tutur Kasat Narkoba.

Kepada polisi, lanjutnya, tersangka mendapatkan dengan cara memesan dari luar Nabire. Dari kasus tersebut, pihak kepolisian mengamankan tersangka berinisial S (21). (Farid)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama